Friday, 20 October 2017

14 Pucuk Senpi Disita dari Perampok Toko Emas Ciputat

Senin, 12 Maret 2012 — 14:36 WIB
tsk-rampok

JAKARTA (Pos Kota) – Petugas Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya amankan 14 pucuk senjata api dari pelaku perampokan toko emas di Pasar Ciputat. Senjata api tersebut ditemukan di dasar irigasi Kali Cibanten, Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan jika pelaku perampokan toko emas ternyata bawa 14 senpi. Senjata tersebut merupakan jenis revolver rakitan.

“Mereka ternyata bawa 14 senpi, usai beraksi dikumpulkan lagi dan sebagian dibuang ke sungai untuk hilangkan jejak,” jelas Rikwanto, Senin (12/3).

Selain senjata api, ditemukan pula 52 butir peluru aktif dalam tas tersebut. Keempat magazen pistol tersebut ditemukan dalam kondisi berisi peluru.”Ada satu senjata jenis revolver yang larasnya sudah lepas,” imbuhnya.

Sebelum Polisi telah menangkap sedikitnya 11 tersangka terkait perampokan di empat toko emas di Pasar Ciputat Jaya, Tangerang. 11 Tersangka itu ditangkap di Serang, Bandung, Cirebon hingga di Palembang.

Dari 11 tersangka yang ditangkap, 5 eksekutor (Edi Sumarno, Basuki alias Wongso alias Muhammad Ibrahim dan Legi Hartono alias Bambang, Suratno alias Ratno dan Anwar Syarifun alias Ayib), 2 orang perantara penadah (Sanim alias Toing dan Lukman), 1 orang penyedia save house (Toni), 1 orang penyimpan senjata api (Amel) dan 2 orang penadah (Acin dan James).

Para tersangka telah merencanakan aksi perampokan itu sejak Selasa (22/2) di rumah kontrakan milik tersangka Wongso di Ciputat, Tangerang Selatan. Sebelum beraksi, kawanan ini menggambar peta lokasi yang menjadi target operasi.

Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita barang bukti dari 10 tersangka lain berupa 1 tas hitam yang berisikan uang sejumlah Rp 146.066.000, 1 tas hitam kecil yang berisikan uang sebesar Rp 135.000.000, 1 buah tas warna coklat berisi uang tunai Rp 51.300.000, 1 unit TV, LCD merek Sharp 32 Inch dan 1 unit minicompo merek LG, uang tunai Rp 20.000.000.

Kemudian, dari para penadah, polisi menyita 1 untai kalung emas seharga Rp 6.000.000 dan uang tunai Rp 3.900.000, 1 keping emas batangan seberat kurang lebih 150 gram dan 2 untai kalung lengkap dengan liontin seberat kurang lebih 13 gram.

(adin/edi/sir)