Wednesday, 21 November 2018

Asep Supriansyah, Anggota Termuda

Kemana-mana Naik Sepeda

Rabu, 14 Maret 2012 — 11:54 WIB
komunitas-2

ASEP Supriansyah, 16, siswa kelas dua  SMKN 52 Cibubur adalah merupakan salah satu anggota Komunitas Sepeda Jalan Tanah termuda diantara anggota yang lain. Ketertarikannya terhadap sepeda selain olahraga sehat, namun juga dapat mengundang adrenalin.

Asep adalah salah satu diantara yang lain masuk ke dalam komunitas sepeda jalan tanah setelah diajak oleh temannya dan dia langsung sangat tertarik. Dari jalur yang selain menantang dan mengundang adrenalin, bersepeda gunung dibutuhkan kekuatan pisik untuk mampu mengatur keterampilan naik sepeda melintasi jalan berliku dengan trek tanah dan basah yang penuh rintangan.

Sekali mencoba mengikuti tantangan, Asep langsung tertarik dan ketagihan.

“Kita kadang melewati perlintasan di rel yang tingginya 30 meter diatas tanah. Membuat suatu tantangan tersendiri,”ujarnya kepada Pos Kota di tempat peristirahatan warung oncom, Ibu Rohaya di Bojong Nangka, Kec. Gunung Putri, Kab. Bogor, pekan lalu.

Meski terbilang jalur yang menantang bagi seorang pemula, di treck yang sudah disediakan sejauh 20 KM, sampai 70 KM dari berbagai macam halal rintangan bermacam-macam karakter membuat anggota termuda tersebut membutuhkan suatu keterampilan yang matang.

“Saya hobi bersepeda, sampai bisa memperbaiki sepeda yang rusak karena belajar secara ortodidak dari bengkel sepeda,”kata warga Cijantung tersebut.

Asep menagku sudah menjadi anggota selama setahun terakhir. Asep pernah mengikuti lomba sepeda kelas cross country Up Hill, dan perlombaan Jalur Pipa Gas (JPG) di Serpong, Tangerang Selatan.

“Mengikuti perlombaan selain menambah wawasan, bisa dapat mengenal peserta lain dari luar daerah dan juga dapat memacu potensi bakat yang ada,”tambahnya. Karena cintanya dengan sepeda, setiap hari berangkat dan pulang sekolah, Asep selalu menggunakan sepeda.

(angga/g)

Teks Gbr- Asep Supriansyah, anggota termuda Sepeda Gunung Jalan Tanah, ketika menjajal track jembatan gantung Luewinanggung Tapos.(angga)