Lagi Alfamart Disatroni Rampok

Kamis, 15 Maret 2012
alfa

DEPOK (Pos Kota) – Sepertinya minimarket terus jadi sasaran perampok. Kali ini Alfamart di Jalan Raya Nusantara, Pancoran Mas, Depok, Jumat (15/3) dinihari disatroni garong. Perampok menggunakan senjata api menyekap sejumlah pegawai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pos Kota di lokasi kejadian, tiga pelaku berbadan tegap dan mengenakan penutup wajah hitam berpura-pura sebagai pembeli. Mereka datang menggunakan mobil sekitar pukul 05:00 WIB.

Dua orang penumpang turun dari mobil dan langsung menodongkan pistol ke arah Daday,25, dan Santoso, 22, dua pegawai toko . Brankas berukuran 30 X 40 CM berisi Rp 30 Juta dibawa kabur serta susu 5 dus, rokok Gudang Garam 15 slop, monitor komputer 2 unit, dan dompet sama HP milik pegawai juga raib diambil pelaku.

“Kabar yang saya dengar dari salah satu pegawai aplusan pagi, kedua pegawai yang jaga malam diikat dan disekap di dalam gudang. Dan pelaku menggunakan pistol lalu mengancam akan dibunuh,” tutur Zokan warga sekitar kepada Pos Kota.

Kasus perampokan tersebut masih dalam proses penyidikan petugas. Pada saat Pos Kota mendatangi pemilik toko waralaba tersebut terkait masalah perampokan tidak dapat ditemui.

Kombes Pol Mulyadi Kahardi, Kapolresta Depok mengatakan, sepanjang tahun 2012 sudah tiga kali kasus perampokan menimpa minimarket di Depok. Kasus serupa terjadi di Alfamart Jalan Raya Bogor Cimanggis samping pabrik Sanyo, dan Alfamart Pancoran Mas Jalan Raya Sawangan depan Rumah Sakit Bhakti Yudha.

Terkait hal itu, Mulyadi sangat menyayangkan sikap pengelola toko yang terkesan tidak mengindahkan imbauan aparat, terkait penggunaan jasa kemanan dan pemasangan kamera CCTV.

“Inilah yang kami sayangkan, sudah tahu bukanya 24 jam tapi kenapa tidak pakai Satpam. Kasus ini pun mirip dengan kejadian sebelumnya. Padahal kami selalu mengingatkan agar toko dan pusat-pusat sentral yang ada, hendaknya dilengkapi dengan sisitem keamanan yang memadai,” tuturnya.

Mulyadi n mengancam, pihaknya akan minta Pemkot Depok mencabut ijin toko yang buka 24 jam sesuai Perda No. 3 tahun 2011 tentang penyelenggaraan perijinan bidang perindustrian dan perdagangan. Pasalnya Mulyadi menilai, pengoperasian dengan waktu tersebut kerap mengundang aksi-aksi kriminalitas.

“Dari segi kinerja saja sudah sangat merugikan karyawannya. Lagi pula pengoperasian 24 jam juga tak menjamin keuntungan berlipat. Toh yang ada malah disaat jam malam atau dinihari, kebanyakan toko sepi yang ada malah jadi sasaran aksi kriminal,” demikian Mulyadi. (Angga/b)

Teks Foto: Toko Alfamart kerampokan di Jalan Nusantara, Pancoranmas Depok. (Angga)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.