Wednesday, 18 October 2017

Kakak Ipar Cemburu, Pemuda Dibunuh

Sabtu, 17 Maret 2012 — 0:15 WIB
tkp-1

TANGERANG (Pos Kota) – Polres Kota Tangerang menangkap dua pelaku pembunuhan Bukhori bin Abdul Hadi, 30, di kawasan Kali Jodo, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. (24/2) lalu.

Otak pelaku pembunuhan tersebut ternyata kakak ipar korban yang cemburu karena korban ingin menikah dengan gadis yang sama.

Pelaku berinisal RK, 33, kakak ipar korban, dan SP,35, ditangkap di rumahnya masing-masing di daerah Kronjo, Kabupaten Tangerang, selang 2 minggu setelah kejadian pembunuhan terhadap Bukhori.

Pembunuhan yang dilakukan kakak ipar korban itu dilatar belakangi cemburu, karena korban ingin menikahi S, seorang wanita yang disukai oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Shinto Silitonga mengatakan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 24 Febuari lalu, saat itu RK bersama SP dan YD (DPO) mencegat korban di Jalan Kali Jodo, Desa Pasilian, Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vision B 6005 NWN langsung dihadang ketiga pelaku. Para pelaku langsung memukuli Bukhori dengan kayu sepanjamg 1 meter. Melihat korban sudah bersimbah darah, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban.

Terungkapnya pelaku pembunuhan tersebut setelah petugas mencurigai RK, yang diketahui menaruh hati dengan S, pacar korban. Pasalnya sebelum pembunuhan terjadi, Bukhori sempat bercerita ingin menikahi S. RK yang sudah dibakar api cemburu itu kemudian mengajak SP dan YD untuk menghabisi nyawa adik iparnya tersebut.

“Pengakuan pelaku, RK dengan korban menyukai wanita yang sama. Karena mendengar korban ingin menikahi wanita tersebut, pelaku kemudian mengajak kedua temannya untuk menghabisi nyawa korban,” ungkap Shinto.

Untuk mengelabui motif pembunuhan tersebut, para pelaku mengambil sepeda motor korban. Sehingga petugas sempat menduga jika Bukhori merupakan korban perampokan. Namun dari hasil penyelidikan petugas, pihaknya kemudian mencurigai RK yang merupakan kakak ipar korban sebagai pelaku pembunuhan.

“Mereka merencanakan pembunuhan itu seakan-akan korban korban perampokan, namun hasil penyelidikan kami, RK membunuh karena sakit hati,” kata Shinto.(c3/dms)