Monday, 23 October 2017

Janda Tewas Gantung Diri

Rabu, 21 Maret 2012 — 11:30 WIB

BOGOR (Pos Kota) – Warga Perumahan Indraprasta 2 yang berada di Kelurahan Tegal Gundil Bogor Utara Kota Bogor, geger menyusul ditemukan seorang janda yang gantung diri (Gandir) di rumah kakaknya di Jalan Bisma Raya No 12 Selasa (20/3) sekitar pukul 20.00 malam.

Korban, Dwi Anistawati 50, diketahui sudah berada di rumah adiknya satu minggu lalu. Ia datang dari Surabaya ke Bogor, dengan alasan berekreasi.

Korban diketahui meninggal dengan seutas kain warna pink yang melilit di lehernya, oleh Hasanudin, 26, tukang bangunan yang sedang merenovasi rumah yang berada di depan lokasi.

Saat itu, pemilik rumah yang juga adik korban, Ibu Eko baru pulang dari bepergian bersama keluarga sekitar pukul 19.00.
Keluarga ini curiga, lantaran semua lampu di teras dan dalam rumah gelap. Ketukan pintu berkali-kali tidak dijawab, membuat rasa curiga semakin kuat.

“Awalnya ibu Eko panggil teman saya Acim untuk buka paksa jendela. Acim lalu memerintahkan saya yang buka. Begitu jendela terbuka, saya hanya Tv yang hidup. Begitu saya lihat ke pintu, ternyata ada wanita yang sedang menggantung di pintu. Saya langsung teriak dan warga serta pemilik rumah datang dan langsung lapor polisi,” kata Hasanudin di lokasi.

Keterangan keluarga, korban makan terakhir Senin malam. Memasuki Selasa pagi hingga sore, ia tidak makan hingga akhirnya ditemukan tewas dengan cara gandir.

Kanit Reskrim Polsek Bogor Utara, AKP Ebenhaizer Sinaga menuturkan, korban murni gantung diri. Hal ini dilihat dari lidahnya menjulur keluar, menggeluarkan sperma dan menggeluarkan kotoran.

“Tiga tanda ini merupakan bukti kuat, ini murni gandir. Motifnya, sedang didalami. Mayat kami bawa ke RSU PMI Bogor, guna keperluan otopsi,” tandas Sinaga.

(yopi/sir)