Pasar Hewan di Jonggol Dikeluhkan Warga

Rabu, 21 Maret 2012
ungg213

BOGOR (Pos Kota) – Keberadaan pasar hewan unggas di Jalan Alternatif Jonggol, Kampung Pojok Salak, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol,Kabupaten Bogor, Jawa Barat dikeluhkan warga. Selain areal pasar itu berada di tengah pemukiman warga juga ditenggarai mencemari lingkungan.

Apalagi, penjual dan pembeli hewan di pasar tersebut kebanyakan dari luar Kecamatan Jonggol. Seperti, Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Cianjur dan Lampung. “Semula kami kira hanya sementara, tak tahunya semakin hari makin ramai hingga terdengar sampai ke Lampung. Jelas kondisi ini mengganggu ketenteraman serta kenyamanan masyarakat sekitar,” ujar Wardian, warga setenpat, Rabu.

Warga lain mengeluhkan keberadan pasar hewan ini telah mencemari lingkungan dengan bau busuk dari kotoron hewan. Selian itu warga juga takut kalau ada unggas yang mengidap penyakit flu burung. “Kami sangsi hewan unggas yang dijual di sini sudah lolos dari pemeriksaan dina terkait. Sehingga tak bias saja ada hewan yang mengidap penyakit flu burung,” timpal Anwar warga lainnya.

Keluhan warga dan keberadan hewan di tengah pemukiman warga ini membuat PD Pasar Tohaga, bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bogor, berencana membenahi pasar hewan ini. Menurut Dirut PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor Cahya Vidiadi, pasar hewan di Kecamatan Jonggol saat ini butuh pembenahan. “Tahap yang baru kita lakukan, yakni sosialisasi kepada Disnakan terkait rencana tersebut,” katanya.

Ditemui di tempat terpisah Camat Jonggol, Wawan Sidik mengatakan, keberadaan pasar unggas tersebut merupakan salah satu aset untuk program peningkatan ekonomi masyarakat. “Pasar unggas harus dipertahankan, tinggal mencari lokasi yang cocok,” pungkasnya.

Selain itu dia juga berharap, keberadaan pasar unggas bisa menjadi ikon tersendiri bagi Kecamatan Jonggol. “Tinggal bagaimana menata lokasi agar tidak mengganggu apalagi merugikan warga setempat,” tutupnya. (iwan)

Teks; Pasar hewan unggas di Kecamatan Jonggol dikeluhkan warga sekitar lantaran menimbulkan bau tak sedap. (iwan)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.