Friday, 20 September 2019

Jakarta Kembali Dilanda Kebakaran

Sabtu, 24 Maret 2012 — 5:28 WIB

PENJARINGAN (Pos Kota) – Jakarta rawan kebakaran. Beberapa hari terakhir ini si jagonmerah kembali mengamuk . Kali ini terjadi di kawasan Pergudangan oli Blok B, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Sabtu (23/2) dini hari.

Kebakaran di pergudangan oli kembali ini adalah yang kali kedua. sebelumnya Kamis malam juga terbakar. Tadinapi dengan cepat membesar membakar tempat gudang.

Menurut Petugas DPK Jakarta Utara Latief Ahmad api akan lama padam hingga pagi hari. “Kemungkinan bisa pagi hari nanti padamnya ada cairan yang mudah terbakar disana,” katanya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pk. 00:15 dinihari, sekitar 15 mobil DPK Jakarta Utara tiba di lokasi, petugas mengalami kesulitan untuk memadamkannya.

Sebelumnya Kamis (22/3) gudang oli di samping pintu masuk Tol Bandara Soekarno Hatta sempat terbakar.
DUREN SAWIT
Akibat membiarkan sampah yang dibakar menyala, 20 lapak kayu dan kusen di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/3) dinihari sekitar pukul 03:00, habis dilalap si jago merah. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, hanya saja api baru bisa dipadamkan lima jam kemudian.

“Api berasal dari salah satu warga yang membakar sampah serbuk kayu sisa gergaji. Namun, orang yang membakar sampah itu justru tertidur pulas, akibatnya api langsung menyambar tumpukan kayu di sebelahnya,” kata Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Idris DN.

Menurutnya, api pertama kali melahap bangunan milik Romli 50, dan selanjutnya melahap 20 bangunan yang merupakan kios penjual kayu, kusen, mebel dan bengkel las. Dengan mengerahkan 22 unit mobil pemadam, lima jam kemudian api baru dapat dikuasai petugas sekitar pukul 08:00. Akibat kebakaran itu juga, 100 jiwa warga RT 01/10, Kampung Sumur, Kel. Klender, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, harus kehilangan tempat tinggalnya.

Arif, 48, salah seorang pemilik bangunan yang ludes terbakar, mengatakan, saat kejadian seluruh pemilik bangunan tengah tertidur lelap. Ia sendiri mengaku tidak tahu awal kejadiannya. Yang ia tahu, api sudah membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan, termasuk miliknya. Akibatnya, ia harus mengalami kerugian hingga mencapai 100 juta rupiah. Di antaranya adalah, uang tunai Rp7 juta yang disimpan di lemari dan tumpukan kayu dagangan yang diletakkan di gudang rumahnya.

“Semua barang saya habis terbakar, tanpa ada sisa. Uang kas Rp7 juta untuk modal dagang yang disimpan di lemari pun ludes terbakar. Saya hanya bisa selamatkan sepeda motor saja,” katanya. (Ifand /M1)

Teks foto : gudang oli kembali terbakar di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara