Senin, 26 Maret 2012 22:46:29 WIB

Mobil Plat Merah Diminta Diganti Jadi Plat Hitam

ilus plat merah

BEKASI (Pos Kota) – Kendaraan operasional milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berplat merah, harus segera diganti dengan plat berwarna hitam. Hal ini untuk menghindari kemungkinan adanya aksi unjukrasa anarkis menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), yang berujung pada aksi pengrusakan kendaraan plat merah.

Kebijakan ini dikeluarkan Pemkot Bekasi Jawa Barat, Senin (26/3) yang secara resmi membuat surat edaran kepada seluruh pemegang kendaraan operasional milik pemerintah berplat merah. “Surat edaran sudah kita buat. Isinya agar plat merah diganti dengan plat hitam, batasnya sampai dengan hari Jumat besok,” kata Sekertaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji.

Menurut Rayendra, surat edaran itu merupakan salah satu bentuk langkah antisipastif, untuk menjaga aset Negara. Apalagi, sebelumnya aksi unjukrasa di beberapa daerah, terjadi pengrusakan kendaraan plat merah. “Seperti di Makasar, kita tidak mau terjadi di Bekasi,”
katanya.

Kemungkinan pengrusakan terhadap kendaraan plat merah milik Pemkot Bekasi bisa saja terjadi, apalagi letak wilayahnya yang merupakan daerah penyangga Ibukota Negara, Jakarta. “Iring-iringan masa dari arah pantura yang mau demo ke Jakarta, pasti lewat Bekasi,” ungkapnya.

Rayendra menuturkan, surat edaran hanya berisi pergantian plat hitam berlaku hingga Jumat 30 Maret 2012 atau hingga berakhirnya sidang di DPR yang membahas kenaikan harga BBM. Namun, bila kondisi tidak memungkinkan maka surat akan diperpanjang, sampai situasi benar-benar kondusif. “Kita juga akan koordinasi dengan kepolisian, supaya tidak ada masalah saat ada razia kendaraan. Pemegang mobil plat merah bisa juga gunakan surat edaran, untuk bukti,” terangnya.

“Kita juga himbau, agar kendaraan jangan dipakai untuk melewati titik kumpul dan demo menolak kenaikan BBM,” katanya.

Bila nanti ada kendaraan yang platnya tetap merah dan menjadi sasaran amuk masa, Rayendra mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi dimana hasilnya diserahkan ke pimpinan daerah. “Kita ada tim, nanti mereka akan cek kesalahan ada dimana. Human error, atau karena belum terima edaran. Sanksinya belum diputuskan seperti apa nanti,”
tutupnya.

DI BANDUNG

Ancaman pengerusakan terhadap mobil dinas plat merah menjelang kenaikan BBM April mendatang semakin menguat di Bandung. Bahkan Gubernur Jabar Ahamd Heryawan meminta supaya pejabat di Jabar yang menggunakan kendaraan dinas waspada .

“Tidak ada ancaman hanya waspada perlu dilakukan,“ tandas Gubernur usai gelar pasukan, di lapangan Gasibu, Senin.

Kewaspadaan lanjutnya perlu dilakukan pasalnya kenaikan BBM akan menimbulkan konflik yang perlu diantisipasi. “ Kita harus mewaspadainya,“ tambahnya.

Berdasar pantauan, menjelang kenaikan BBM gelombang demo terus mengalir di halaman gedung Sate Bandung. Senin, tercatat 500 orang dari berbagai organisai r demo di lokasi tersebut. Sedikitnya 200 anggota polisi turun mengamankan massa.

“ SBY seharusnya turun saja karena dinilai gagal meminpin negara ini,“ teriak seorang pendemo. (Dono/dieni/b)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.