Friday, 16 November 2018

KPI Cekal Lima Lagu Dangdut Vulgar

Minggu, 1 April 2012 — 19:34 WIB
watching-tv

SURABAYA(Pos Kota) – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menegaskan telah mencekal lima lagu dangdut dengan lirik bermuatan seksual. Lima lagu itu adalah Cinta Satu Malam, Hamil Duluan, Pengin Dibolongin, Mobil Goyang dan Belah Duren.

“Untuk lagu berjudul ‘Iwak Peyek’ tidak dilarang liriknya, tapi penampilan artisnya Trio Macan yang disorot karena terlalu erotis,” kata Ezki Suyanto, Wakil Ketua Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI kepada wartawan di acara penutupan Rakornas KPI 2012, Hotel JW Marriott Surabaya, Minggu (1/4).

Menurut dia, selain lima lagu dangdut yang dicekal itu, pihaknya juga telah mendapat pengaduan dari masyarakat, terkait penampilan artis Julia Perez (Jupe) saat menyanyikan lagu berjudul Jupe Paling Suka ’69’. Ini karena ditayangkan di program musik Dahsyat RCTI saat jam tayang anak dan remaja pada pagi hingga siang hari.

“Ini diduga melanggar jam tayang, kami masih melakukan kajian apakah perlu disanksi atau tidak,” tukasnya.

Dia menjelaskan, selama kurun waktu tahun 2011, KPI telah menjatuhkan 55 sanksi kepada lembaga penyiaran TV yang melakukan pelanggaran. Berupa sanksi tertulis I dan II hingga penghentian sementara.

“Itu lembaga penyiaran TV semua, kalau masih bandel bisa dihentikan sementara hingga 1-2 bulan seperti tayangan Silet RCTI,” katanya.

Untuk tahun ini hingga bulan Maret 2012, KPI sudah menjatuhkan 15 sanksi diberikan kepada lembaga penyiaran. Tapi masih berupa sanksi peringatan dan imbauan.

“Banyak siaran TV yang melanggar karena menayangkan adegan kekerasan, muatan seksual dan melanggar jam tayang,” imbuhnya.

Anggota KPI Bidang Kelembagaan Azimah Soebagijo menambahkan, pelarangan lirik lagu Dangdut erotis mengudara di radio dan TV itu sudah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Untuk itu, pihaknya menilai perlu dilakukan kerjasama antara KPI dan organisasi yang menaungi artis dangdut seperti Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI).

“Tujuannya menciptakan penyiaran di televisi¬† dan radio yang sehat, serta mencegah program siaran musik melayu-dangdut yang bermuatan seks dan pornografi. PAMMI sendiri menyadari kehadiran lagu-lagu berlirik mesum sangat membahayakan masyarakat, Ujarnya.(nurqomar/dms)