Sunday, 24 June 2018

13 Penutup Saluran Diembat Pencuri

Selasa, 3 April 2012 — 17:28 WIB
perbaikan-jalan

TANAH ABANG (Pos Kota) – Pencurian penutup saluran yang terbuat dari besi di jalan-jalan protokol di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) marak terjadi. Kondisi ini selain membahayakan pengguna kendaraan, juga sangat merugikan Pemprov DKI Jakarta.

Penutup saluran yang terbuat dari plat besi dan beton tersebut sangat menarik bagi pencuri. Beratnya yang mencapai 200 kilogram, tidak menjadi halangan karena melihat mahalnya plat besi tersebut. Mereka juga tidak memikirkan, betapa bahayanya kalau penutup saluran yang berada ditengah jalan tersebut hilang. Karena membahayakan pengguna kendaraan khususnya motor.

Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakpus, H. Juaeni Yusuf menjelaskan dalam beberapa minggu ini tercatat 13 penutup saluran di jalan protokol dicuri. Penutup saluran tersebut berada di Jl Gerbang Pemuda, Senayan dan di Jl Gatot Subroto khususnya di depan kawasan gedung DPR/MPR.

“Tercatat 13 penutup saluran yang hilang dicuri, lima penutup saluran di kawasan Jl Gerbang Pemuda dan delapan di Jl Gatot Subroto,” jelas Juaeni, Selasa (3/4).

Penutup saluran tersebut sangat penting karena untuk mengontrol atau memudahklan saat menguras. Namun, hilangnya penutup membuat sampah bisa langsung masuk, selain itu juga membahayakan para pengendara motor karena bisa terperosok.

“Pencurian tersebut juga merugikan Pemprov DKI Jakarta karena biaya untuk membuat satu penutup saluran dengan besi yang bagus bisa mencapai Rp 3 juta,” ucapnya.

Namun, pihaknya langsung memperbaiki dan mengganti penutup saluran yang hilang tersebut, agar tidak membahayakan pengendara motor. Termasuk yang di Jl Gatot Subroto dan Jl Gerbang Pemuda. Selain itu, Sudin PU Tata Air Jakpus juga tengah memperbaiki penutup saluran di Jl Batu Tulis Raya dan Jl Batu Tulis I yang rusak. “Sedangkan penutup yang rusak di Jl Juanda III merupakan wewenang pihak lain, karena bulan penutup saluran tapi jaringan utilitas lain,” kata Juaeni. (tarta/b)