Cara Mengecek Saldo Jamsostek

Selasa, 3 April 2012 — 14:42 WIB
teks34

HARIAN Pos Kota bekerjasama dengan PT Jamsostek (Persero) menghadirkan Rubrik Info Jamsostek setiap Hari Rabu. Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan melalui SMS online ke nomor 0821148790749 dan dapat membaca rubrik ini di Pos Kota online dengan mengklik poskotanews.com setiap hari.

1. Pertanyaan : Suami saya terdaftar di Jamsostek Jakarta, namun tugasnya di Palembang. Apakah dia bisa mendapat kartu pemeriksaan kesehatan (KPK) ?

Jawab : Setiap peserta Jamsostek yang disertakan dalam program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) pasti akan mendapat kartu pemeriksaan kesehatan (KPK). Untuk jelasnya, cek ke perusahaan suami bekerja.

2. Pertanyaan : Saya Lisnawati dengan nomor kartu peserta Jamsostek (KPJ) 11011091318. Saya ingin mencek saldo, bagaimana caranya? Saya sudah mencoba melalui internet tetapi selalu tidak valid. Mohon penjelasannya.

Jawab: Sebelumnya kami mohon maaf, akibat kendala teknis pengecekan saldo JHT melalui internet dan SMS agak sulit diakses. Anda bisa mendatangi kantor Jamsostek terdekat untuk mencek saldo secara langsung dan akan dilayani petugas.

3. Pertanyaan : Kantor saya di Jakarta, tetapi saya tinggalnya di Bekasi. Bisa tidak dana JHT Jamsostek saya diambil di daerah Bekasi.

Jawab : Pencairan JHT Jamsostek dapat dilakukan di kantor cabang di daerah manapun di Indonesia, karena sudah menggunakan jaringan online.

4. Pertanyaan : Bagaimana perhitungan iuran peserta Jamsostek bagi karyawan satpam.

Jawab: Iuran Program Jaminan Hari Tua: yang ditanggung perusahaan = 3,7% dan yang ditanggung tenaga kerja = 2%. Untuk program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, perhitungan iuran yang harus dibayarkan oleh perusahaan berdasarkan ketentuan sebagai berikut :Tiga persen (3%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja lajang. Enam persen (6%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja berkeluarga. Dasar perhitungan persentase iuran dari upah setinggi-tingginya Rp 1.000.000,-

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dibagi lima kelompok (sesuai PP No.84 tahun 20), yaitu Kelompok I: 0.24 % dari upah sebulan; Kelompok II: 0.54 % dari upah sebulan; Kelompok III: 0.89 % dari upah sebulan; Kelompok IV: 1.27 % dari upah sebulan; dan Kelompok V: 1.74 % dari upah sebulan (ditanggung pengusaha).

Dan Iuran Program Jaminan Kematian (JK) sebesar 0,3% dari upah (ditanggung pengusaha).

5. Pertanyaan : Apakah dana Jamsostek bisa diambil berapapun adanya walau tidak ada packlaring?

Jawab : Bisa asal Anda melengkapi surat keterangan dari kantor kelurahan di mana perusahaan tempat Anda bekerja yang menyatakan bahwa benar ada perusahaan di mana anda bekerja dulu di wilayahnya. Dengan keterangan itu, dan kartu KPJ serta fotocopy KTP dan KK anda bisa mencairkan JHT.

6. Pertanyaan: Saya peserta Jamsostek sejak tahun 2008 dan kini sudah tidak bekerja lagi. Bisakah JHT dicairkan?

Jawab : Jika melihat tahun kepesertaan saudara, JHT baru bisa dicairkan tahun 2013.

7. Pertanyaan : Bagaimana cara mencek saldo JHT?

Jawab : Untuk sementara, anda bisa datang ke kantor cabang Jamsostek terdekat, dan minta petugas untuk membantu mencetakkan saldo JHT. Biasanya setiap tahun laporan saldo JHT dikirimkan ke peserta melalui perusahaan/lembaga/organisasi tempat peserta bekerja.

  • Pga Cpjfjepara

    Redaksi yth;
    Mohon informasinya tentang tengat waktu pencairan JAMSOSTEK, kapan JAMSOSTEK bisa dicairkan setelah peserta ybs berhenti bekerja?
    Dimana alamat kantor cabang JAMSOSTEK kota JEPARA TATENG?

  • Yahya

    Saya pemegang Kartu Jamsostek, Saya satu tahun Lalu bekerja di sebuah hotel berbintang 4 di Samarinda Kaltim, Gaji Pokok Saya 7,5 juta tetapi saat setelah saya coba check di Jamsostek Ciamis dimana saya Tinggal, Saldo saya Hanya Rp 939.000 saja, dan menurut Jamsostek Ciamis bahwa gaji yg dilaporkan hanya 1,5 juta saja, Kepada siapa saya harus melaporkan kecurangan ini, Terimakasih

  • naserakh

    apakah ada kantor cabang jamsostek di daerah kabupaten ciamis?

Terbaru
Terpopuler
Sabtu, 25 Juli 2015 — 10:30 WIB
Ekonomi
Sabtu, 25 Juli 2015 — 10:25 WIB
Bekasi
Sabtu, 25 Juli 2015 — 10:23 WIB
Jakarta
Sabtu, 25 Juli 2015 — 10:13 WIB
Pengelola Setor Rp3 Juta Perbulan
Pelataran Parkir Pasar Induk Jadi Terminal Bayangan
Jakarta
Sabtu, 25 Juli 2015 — 10:09 WIB
Ekonomi
Sabtu, 25 Juli 2015 — 9:59 WIB
Strategi Pelatih Jadi Kunci Kemenangan
Setan Merah Hadapi Ujian Sesungguhnya
Bola
Sabtu, 25 Juli 2015 — 9:48 WIB
Pembunuhan dan Penganiayaan
Sabtu, 25 Juli 2015 — 9:46 WIB
Jakarta
Sabtu, 25 Juli 2015 — 9:42 WIB
Bola
Sabtu, 25 Juli 2015 — 9:37 WIB
Kecuali Bus, Mobil Apapun Dilarang Masuk
Minggu Besok Car Free Day Kembali Digelar
Jakarta