Thursday, 25 April 2019

Wanita Indonesia Jadi Isteri ke-4 Politisi Gaek Inggris

Selasa, 3 April 2012 — 15:59 WIB
NWS-LRY-Galloway1

LONDON –  Seorang wanita Indonesia bernama Putri Gayatri Pertiwi, yang disebut-sebut sebagai antropologist,   sedang ngetop di Inggris. Dia jadi pemberitaan media setempat, karena menikah dengan politisi gaek, yang seumuran ayahnya.

Anggota parlemen Inggris, George Galloway, politikus senior menikahi Putri, 27,  hanya 4 bulan setelah kelahiran putra Galloway dengan mantan istri ketiganya. Pada usianya yang ke-27, Putri lebih muda 2 tahun dari putri Galloway yang pertama dari isterinya yang ke-2.

Tiga pernikahan terdahulu Galloway selalu bermasalah dan berakhir dengan perceraian.

Anggota Parlemen dari Partai Respect  kelahiran 1954 ini digambarkan memiliki karir politik yang cukup cemerlang, di mana dia menjadi Ketua Partai Buruh wilayah Skotlandia pada usia 26 tahun.

Pada tahun 1987, Galloway meraih suara mayoritas dalam pemilu parlemen wilayah Glasgow Hillhead, mengalahkan kandidat Partai Buruh Roy Jenkins.

Galloway didepak dari Partai Buruh pada tahun 2003, setelah dirinya dituding menyerukan agar militer asing menyerang militer Inggris yang bertugas di Irak. Pada tahun 2005, Galloway mendirikan Partai Respect dan akhirnya mengantarkan dirinya terpilih menjadi anggota parlemen kembali untuk wilayah Bradford West, tahun ini.

GONTA GANTI PASANGAN

Namun berbeda dengan karir politiknya yang cemerlang,  kehidupan pribadi Galloway dikenal flamboyan dan senang gonta ganti pasangan. Dan dia tak menutupinya.

Sekali waktu, usai menghadiri sebuah konferensi di Yunani, dia blak-blakan cerita kepada wartawan. “Saya berpergian dan menghabiskan banyak waktu dengan teman-teman di Yunani, yang sebagian besar wanita, beberapa dari mereka tertarik dengan saya. Saya memang melakukan hubungan intim dengan beberapa wanita di Yunani,” ucap politisi yang dijuluki ‘Gorgeous George’ ini.

Sebagaimana dipaparkan Daily Mail, edisi Selasa (3/4) pernikahan-pernikahan Galloway selalu berakhir dengan perpisahan. Bahkan, beberapa kali pria berumur 57 tahun ini telah menjalin hubungan dengan wanita lain, sebelum dirinya resmi bercerai dengan istrinya terdahulu.

Galloway menikahi istri pertamanya, Elaine Fyffe, pada tahun 1979 silam. Keduanya dikaruniai seorang putri bernama Lucy yang kini berusia 29 tahun dan memiliki 2 anak. Galloway dan Elaine pisah rumah pada tahun 1987, namun keduanya baru resmi bercerai 12 tahun kemudian.

Politisi dari Partai Respect ini kemudian menikahi seorang ilmuwan asal Palestina, Dr Amineh Abu-Zayyad. Keduanya menikah secara Islam pada tahun 1994, dan kemudian menikah di kantor catatan sipil pada tahun 2000. Namun lagi-lagi keduanya bercerai pada tahun 2009.

Dalam surat cerai, Abu-Zayyad menuliskan bahwa pernikahannya hancur karena dirinya depresi melihat pertemanan Galloway dengan wanita-wanita lain.

Kemudian pada tahun 2007, Galloway menikahi seorang peneliti asal Libanon bernama Rima Husseini. Keduanya dikaruniai 2 putra, yakni Zein dan Faris. Putra bungsu Galloway, Faris, baru lahir pada Desember 2011 lalu.

Dikabarkan pernikahan Galloway dengan Rima bermasalah dan keduanya telah berpisah. Namun tidak jelas kapan keduanya bercerai. Saat ditanya soal hal ini, Rima enggan berkomentar.

“Saya tidak ingin menceritakan apa yang terjadi. Maafkan saya. Saya memiliki dua anak kecil dan merekalah yang saat ini menjadi perhatian saya,” tutur Rima saat ditemui di rumahnya di North Kensington, West London, Senin (2/4) malam waktu setempat. (DM/dms)