Thursday, 20 September 2018

Home Industri Zebra Mandiri

‘Pembeli Bisa Mendesign sendiri

Rabu, 4 April 2012 — 11:55 WIB
pem

MENCARI terobosan yang kreatif  dengan membuat jenis dan motif, adalah langkah komunitas perajin sandal untuk bertahan di tengah gempuran produk-produk sejenis, yang notabene sudah punya “merek”. Itulah yang saat ini dilakukan kelompok pelaku usaha rumahan (home industri) sandal di Kabupaten Cirebon. Langkah berikutnya tentu saja menjalin kemitraan dengan cara mempromosikan diri. Yang terakhir yakni kemudahan pada sisi akses perbankan.

Memperkaya kreatifitas dan mengembangkan jaringan (promosi) sudah dilakukan oleh sejumlah usaha rumahan sandal di Cirebon. Satu diantaranya home industri Zebra Mandiri yang berlokasi di Desa Kebarepan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Jawa Barat ini.

“Disini kami punya sekitar 84 karakter sandal, mulai dari yang bermotif kartun yang lagi disenangi anak-anak,” kata Desi, pengelola Zebra Mandiri, kepada Pos Kota beberapa hari lalu.

Tidak hanya sekedar menjual 84 karakter “baku”, guna memberikan pelayanan dan kesenangan para pelanggannya, pihaknya menerima design langsung dari si calon pembeli. Tidak harus partai besar, pembelian partai kecil pun diterima. Langkah ini dilakukan semata-mata untuk mempertahankan diri di tengah banyaknya gempuran produk serupa dari luar daerah.

JALIN KERJA SAMA

“Ya minimal pesan 3 pics kita terima,” sambung Desi seraya menjelaskan jika usaha di Zebra Mandiri dalam satu hari memproduksi 10-15 kodi sandal. Pesanan kebanyakan dari dari Dumai dan Palembang.
Masih terkait dengan upaya mempertahankan usaha, pesanan yang dilakukan pun tidak hanya sebatas sandal saja. Tapi juga produk lain, misalnya  papan renang keset dan lain sebagainya.

Sejauh ini guna menjaga hubungan dengan para pelanggannya, terutama hotel-hotel, pihaknya selalu melakukan komunikasi. Zebra Mandiri memang sudah menjalin kerjasama dengan banyak hotel di Jakarta. “Pesanannya kebanyakan memang sandal. Alhamdulilah kami masih mendapat kepercayaan dari mereka untuk mensuplai sandal ke sana,” tutur Desi.

Desi pun menjelaskan, sebelumnya di Desa Kebarepan memang terdapat banyak home industri pembuatan sandal. Tapi kini kondisinya sudah sangat berbeda. Jumlah usaha sandal di desa nya tersebut sudah banyak yang berkurang. Ada yang beralih ke usaha lain, ada juga yang benar-benar gulung tikar alias bangkrut.

(darman/g)

Teks Gbr- Pekerja di Zebra Mandiri, tengah memproduksi sandal.(darman)

  • Qoruun

    alamatnya dimana, contac personnya ada tidak