Minggu, 8 April 2012 22:11:47 WIB

Dicekoki Miras, ABG Digilir 18 Berandal

TKP

PONTIANAK (Pos Kota) – Masa depan dara belia ini dirusak 18 begundal. Peristiwa memilukan ini terjadi usai ia dicekoki minuman keras lalu  diperkosa semalam suntuk  di tiga tempat berbeda.

Kejadian itu dialami gadis 16 tahun itu pada Rabu (4/4) sekitar Pk. 23:00. Semua berawal ketika anak baru gede (ABG) ini duduk-duduk bersama Ha, pacar, di Bundaran Alianyang, Pontianak, Kalimantan.

Lokasi yang minim cahaya itu memang dikenal sebagai tempat muda-mudi memadu janji.

Tak lama, dua pemuda datang. Mereka meminta paksa HP milik Ha dan mengeroyoknya. Dua pemalak yang belakangan diketahui sebagai Lo dan Dm, langsung kabur usai mendapat barang incaran. Ha yang ketakutan pergi meninggalkan kekasihnyha sendirian.

Sepeninggal kekasih, gadis yang tidak bersekolah lagi itu kebingungan. Megemudikan motornya, ia menangis mencari pertolongan.

Di sebuah gudang kontainer di Jl. Trans Kalimantan, ia menghentikan laju kendaraannya. Melihat sekumpulan anak muda, ia mendekat untuk meminta bantuan.

Dara belia itu tersentak saat melihat Lo dan Dm. Menyadari gadis itu ketakutan, dua berandal langsung menariknya  lalu  memaksa  bergabung bersama enam temannya; Ar, An, Ms, Ro, Bo dan seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

Delapan remaja itu bergantian mencekoki gadis itu dengan minuman keras hingga mabuk. Dalam keadaan teler, gadis itu tak berdaya digiring masuk gudang kontenerr. Di tempat itu pula, ia diperkosa bergiliran.

Penderitaannya berlanjut bersamaan dengan kedatangan lima remaja lain; Fi, So, Mx, Ro  dan Rs. Kawanan pendatang baru ini membawanya ke kebun sayur di Ambawang. Di kebun yang gelap itu, ia  kembali diperkosa.

Tak cukup dengan itu, Ro menggelandangnya ke  sebuah pondok tak jauh dari kebun sayur itu. Disana, menunggu empat pemuda, yakni Br, Dr, Ms, dan Hn. Gadis tak berdaya itu kembali menjadi ajang kawanan pengumbar syahwat.

Tanpa mau peduli kondisi korban, Ro kembali membawanya ke Siantan. Di rumah salah satu tersangka, dua pemuda lain; In, dan Rl telah menunggu. Lagi-lagi, dara malang itu dipaksa melayani berandalan hingga pagi.

IKUT-IKUTAN

Aksi biadab itu terungkap setelah korban pulang lalu menceritakan peristiwa tersebut kepada orangtuanya.

Tak terima anaknya dirusak, keluarga gadis itu mendatangi Polsek Tambawang pada Kamis (5/4), selanjutnya kasus ini dilimpahkan ke Polresta Pontianak.  Mendapat laporan, polisi segera bergerak. Lima anak muda berusia anatara 15 tahun hingga 18 tahun dibekuk, yakni Bo, Lo, An, Ar, dan Dr.

“Saya tidak tahu perempuan itu. Hanya taunnya dari kawan yang membawanya. Tapi, saya ikut memerkosa karena melihat kawan-kawan semua melakukannya,” kata tersangka Lo.

Dr, pelaku lain, juga tak menyangkal perbuatannya. Dia juga mengaku memerkosa karena diajak teman. “Pelakunya banyak.  Karena semua kawan lain sudah melakukannya,  saya jadi ikut. Saya dapat giliran  terahir,” katanya.

Sementara itu, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen M Taufik, mengatakan awal dari kasus itu saat gadis iti dibawa kabur setelah HP teman lelakinya dirampas.

Sejauh ini, lanjut Brigjen Taufik, jumlah pelaku masih simpang siur. ”Dari keterangan 6 pelaku yang ditangkap dan 8 saksi yang diperiksa, jumlah pelaku masih simpang siur, belum pasti berapa,” ujarnya.

“Enam pelaku menyebut pemerkosa berjumlah 15 orang, bukan 18 orang. Kasus ini masih didalami Polresta Pontianak.”(yahya/adin/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.