Dicekoki Miras, ABG Digilir 18 Berandal

Minggu, 8 April 2012 — 22:11 WIB
TKP

PONTIANAK (Pos Kota) – Masa depan dara belia ini dirusak 18 begundal. Peristiwa memilukan ini terjadi usai ia dicekoki minuman keras lalu  diperkosa semalam suntuk  di tiga tempat berbeda.

Kejadian itu dialami gadis 16 tahun itu pada Rabu (4/4) sekitar Pk. 23:00. Semua berawal ketika anak baru gede (ABG) ini duduk-duduk bersama Ha, pacar, di Bundaran Alianyang, Pontianak, Kalimantan.

Lokasi yang minim cahaya itu memang dikenal sebagai tempat muda-mudi memadu janji.

Tak lama, dua pemuda datang. Mereka meminta paksa HP milik Ha dan mengeroyoknya. Dua pemalak yang belakangan diketahui sebagai Lo dan Dm, langsung kabur usai mendapat barang incaran. Ha yang ketakutan pergi meninggalkan kekasihnyha sendirian.

Sepeninggal kekasih, gadis yang tidak bersekolah lagi itu kebingungan. Megemudikan motornya, ia menangis mencari pertolongan.

Di sebuah gudang kontainer di Jl. Trans Kalimantan, ia menghentikan laju kendaraannya. Melihat sekumpulan anak muda, ia mendekat untuk meminta bantuan.

Dara belia itu tersentak saat melihat Lo dan Dm. Menyadari gadis itu ketakutan, dua berandal langsung menariknya  lalu  memaksa  bergabung bersama enam temannya; Ar, An, Ms, Ro, Bo dan seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

Delapan remaja itu bergantian mencekoki gadis itu dengan minuman keras hingga mabuk. Dalam keadaan teler, gadis itu tak berdaya digiring masuk gudang kontenerr. Di tempat itu pula, ia diperkosa bergiliran.

Penderitaannya berlanjut bersamaan dengan kedatangan lima remaja lain; Fi, So, Mx, Ro  dan Rs. Kawanan pendatang baru ini membawanya ke kebun sayur di Ambawang. Di kebun yang gelap itu, ia  kembali diperkosa.

Tak cukup dengan itu, Ro menggelandangnya ke  sebuah pondok tak jauh dari kebun sayur itu. Disana, menunggu empat pemuda, yakni Br, Dr, Ms, dan Hn. Gadis tak berdaya itu kembali menjadi ajang kawanan pengumbar syahwat.

Tanpa mau peduli kondisi korban, Ro kembali membawanya ke Siantan. Di rumah salah satu tersangka, dua pemuda lain; In, dan Rl telah menunggu. Lagi-lagi, dara malang itu dipaksa melayani berandalan hingga pagi.

IKUT-IKUTAN

Aksi biadab itu terungkap setelah korban pulang lalu menceritakan peristiwa tersebut kepada orangtuanya.

Tak terima anaknya dirusak, keluarga gadis itu mendatangi Polsek Tambawang pada Kamis (5/4), selanjutnya kasus ini dilimpahkan ke Polresta Pontianak.  Mendapat laporan, polisi segera bergerak. Lima anak muda berusia anatara 15 tahun hingga 18 tahun dibekuk, yakni Bo, Lo, An, Ar, dan Dr.

“Saya tidak tahu perempuan itu. Hanya taunnya dari kawan yang membawanya. Tapi, saya ikut memerkosa karena melihat kawan-kawan semua melakukannya,” kata tersangka Lo.

Dr, pelaku lain, juga tak menyangkal perbuatannya. Dia juga mengaku memerkosa karena diajak teman. “Pelakunya banyak.  Karena semua kawan lain sudah melakukannya,  saya jadi ikut. Saya dapat giliran  terahir,” katanya.

Sementara itu, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen M Taufik, mengatakan awal dari kasus itu saat gadis iti dibawa kabur setelah HP teman lelakinya dirampas.

Sejauh ini, lanjut Brigjen Taufik, jumlah pelaku masih simpang siur. ”Dari keterangan 6 pelaku yang ditangkap dan 8 saksi yang diperiksa, jumlah pelaku masih simpang siur, belum pasti berapa,” ujarnya.

“Enam pelaku menyebut pemerkosa berjumlah 15 orang, bukan 18 orang. Kasus ini masih didalami Polresta Pontianak.”(yahya/adin/sir)

  • teri silalahi

    ANDAIKAN SUDAH TERBENTUK PATROLI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) DI PONTIANAK DI JAMIN TIDAK ADA YANG NAMANYA KAWASAN MAKSIAT DAN MESUM YANG TERUS MENELAN KORBAN SEPERTI YANG MASIH TERJADI SAAT INI.
    TIDAK ADA SATU ORGANISASIPUN DI INDONESIA INI YANG PERDULI DENGAN PENYAKIT MASYARAKAT SEPERTI KUMPUL2 MESUM DI BUNDARAN. KETIADAAN FPI DI DAERAH SEPERTI PONTIANAK MENYUBURKAN AKSI KEJAHATAN SEPERTI YANG DIBERITAKAN INI. MAKA DARI ITU BANTULAH FPI MENGONTROL PENYAKIT MASYARAKAT AGAR TIDAK ADA LAGI JATUH KORBAN DARI PIHAK LEMAH SEPERTI PEREMPUAN.
    AKIBAT PENOLAKAN PARA KELOMPOK KRIMINAL SEPERTI INILAH MAKA KESELAMATAN WANITA DIPERTARUHKAN.
    BERPIKIRLAH JERNIH BAHWA SEBUAH ORGANISASI HANYA DIDIRIKAN UNTUK MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR YANG SEKARANG INI MERAJALELA. KORBANNYA ADALAH MANUSIA2 LEMAH YANG TIDAK PUNYA TEMPAT UNTUK MENGADU. JIKA ANDA TIDAK SETUJU MEMBANTU FPI MENGHANCURKAN KEJAHATAN DI BUMI PONTIANAK SETIDAKNYA ANDA TIDAK PERLU IKUT MEMBENCI DAN MENGHASUT..
    POLISI HANYALAH DOKTER YANG FUNGSINYA JIKA SUDAH TERJADI KESAKITAN BARULAH DIBERI OBAT. TETAPI FPI ADALAH VIRUS ANTIBODY AGAR MANUSIA TIDAK SAMPAI HARUS DIOBATI DOKTER KARENA MEREKA SUDAH TERLINDUNGI.
    TAHUN 2012 HARUS MENJADI TONGGAK BAHWA MANUSIA INDONESIA LEBIH BERADAB DARI SEBELUMNYA AGAR KITA SAMA DERAJAT PANDANGAN DENGAN NEGARA2 LAIN YANG 24 JAM KEAMANANNYA TERJAMIN OLEH SUATU BUDAYA MASYARAKAT YANG ANTI KEMUNGKARAN.SEBAB, KESEJAHTERAAN DI INDONESIA BAGI SEMUA WARGANYA HANYALAH MIMPI YANG BARU TERWUJUD 100 ABAD KEMUDIAN. JIKA KETIDAKSEJAHTERAAN DIJADIKAN ALASAN TUMBUHNYA KEMUNGKARAN MAKA HANYA SATU JALAN KELUAR:
    BANTU ORGANISASI NIRLABA INI DEMI TEGAK AMANNYA KEMANUSIAAN INDONESIA YANG ADIL DAN BERADAB.
    SEMOGA ANDA TERSADAR.

    • john

      ngomong apa sih ente,kaga salah apa. fpi bukannya menyebar teror doang. Ane muslim tapi ane kaga setuju sama fpi bikin malu agama aja

    • combrolo

      fpi bertindak klo ada duit, jadi jangan harap kejahatan ditindak klo da ada duit…

    • Yadie_chan

      saya setuju FPI ada di kota PONTIANAK untuk menumpas ke MAKSIATAN dan kekerasan SEXUAL yg terjadi seperti contoh di atas ini sungguh biadab jika di biarkan terus menerus……apa lg merjalelanya peredaran MIRAS….Tidak semua Organisasi /FPI menyebar terror dan walau pun ada sy berharap ketua kader hrs siap memberikan sanksi berat/siikap tegas ,agar citra FPI lebih baik ke depan nya utk menjaga negeri ini dari KEMAKSIATAN dunia amin.

    • Qing

      fpi? ke laut ajeeeee ….. justru fpi itu sarang maksiat, terbukti di markasnya ditemukan banyak dvd porno gitu masih ngaku2 ga mesum …. hahahahahaa ….

Terbaru
Terpopuler
Minggu, 26 Juli 2015 — 11:32 WIB
Peristiwa
Minggu, 26 Juli 2015 — 10:59 WIB
Jakarta
Minggu, 26 Juli 2015 — 10:57 WIB
Peristiwa
Minggu, 26 Juli 2015 — 10:50 WIB
Peristiwa
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:50 WIB
Jakarta
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:23 WIB
Bola
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:22 WIB
Menang Gugatan di PN Jakut
Kubu Ical Dinilai Berhak Ikut Pilkada
Politik
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:18 WIB
Politik
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:10 WIB
Bola
Minggu, 26 Juli 2015 — 9:08 WIB
Daripada Pantau Masjid Pakai Pengeras Suara
DPR Minta Pemerintah Mengurus Fakir Miskin
Politik