Friday, 20 September 2019

120 Imigran Afganistan Dievakuasi Paksa

Selasa, 10 April 2012 — 16:44 WIB
evakuasi-sub

MERAK (Pos Kota) – Sebanyak 120 imigran asal Afganistan yang sempat bertahan diatas kapal MT Hermia di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Selasa (10/4/2012) siang, akhirnya dievakuasi ke Hotel Ferry Merak. Proses evakuasi para imigran ini tidaklah berjalan lancar, bahkan sebelum dipaksa turun, para imigran ini sempat melakukan perlawanan terhadap petugas.

Dari sisi pengamanan, pengawalan para imigran ini juga cukup ketat. Selain petugas kepolisian dari polres, KSKP dan polair, di lokasi juga nampak belasan penembak jitu yang disiagakan mengantisipasi kemungkinan terburuk dari proses evakuasi.

Terkait dengan proses evakuasi ini, Kepala Kantor Imigrasi Merak MT Setiawan, mengatakan, setelah dievakuasi di Hotel Fery Merak, para imigran ini akan didata. Namun demikian MT. Setiawan tidak bersedia menyebutkan langkah berikutnya setelah proses pendataan selesai.

“Setelah kami evakuasi, berikutnya kami akan melakukan pendataan. Setelah itu kami akan melakukan kordinasi dengan UNHCR. Nah mau seperti berikutnya, akan kami sampaikan setelah kami berkordinasi dengan UNHCR” kata Setiawan.

Seperti diketahui, sebanyak 120 imigran asal Afganistan tiba di dermaga Pelabuhan Indah Kiat Merak, Senin (9/4) sekitar pukul 11:00 WIB. Sebelumnya kapal yang ditumpanginya karam di perairan Selat Sunda sekitat Pulau Panaitan dan kemudian diselamatkan kapal MT Hermia.

Kapal tanker berbendera Singapura ini sebetulnya tengah melakukan perjalanan pulang dari Australia. Di perjalanan, kapal yang membawa bahan kimia itu menemukan ratusan orang yang tengah terapung. Dengan alasan kemanusiaan, ratusan orang yang ternyata adalah imigran gelap itu dinaikan ke atas kapal tersebut.

(haryono/sir)