Friday, 21 September 2018

Diperdayai, Bocah Itu Kehilangan Motor

Kamis, 12 April 2012 — 21:48 WIB
ilusdiperdayai

BEKASI (Pos Kota)-Hati-hatilah memberikan sepeda motor kepada anak yang memang belum pantas menggunakannya. Sangat beresiko dan membahayakan jiwa si anak, termasuk jiwa orang lain. Banyak sudah kasus, bocah pengendara sepeda motor jadi korban perampokan atau kencelakaan lalulintas.

Sepeti yang dialami pelajar SMP ini. Feri kehilangan sepeda motor Yamaha Mio karena ditipu dan dirampas oleh oleh remaja yang mengenakan seragam putih abu-abu.

Sambil menangis, bocah berusia 12 tahun diantar orangtnya melapor ke Polsek Tambun, Bekasi, Kamis kemarin. Ia kehilangan sepeda motor Yamaha Mio hijau B.3520 KDZ.

Menurut Feri, sepulang sekolah dari rumahnya di Kampung Babakan , Kelurahan Mustikasari, ia mengajak Kori,13 teman sekolahnya di SMPN 39, berangkat ke rumah temannya.

Kedua pelajar kelas I SMP ini menggunakan sepeda motor Yamaha Mio hijau B 3620 KDZ .Namun ketika motor melaju di Grand Wisata, dua lelaki berpakaian putih abu-abu meminta tolong karena mengaku sepeda motornya kehabisan bensin.

Feri pun berhenti dan dua lelaki berseragam sekolah itu minta Feri mendorong pakai kaki . Namun sesampainya di Dukuh Bima, dua lelaki itu minta lagi pelajar ini mendorong ke Dukuh Fajar.

Sesampainya di sana, salah satu darti mereka turun dari motor dan langsung mencabut kunci motor mio korban.

“Saya dan Kori disuruh milih, jalan jongkok atau skotjam. Saya karena takut akhirnya jalan jongkok berdua. Tapi saat baru beberapa meter berjalan, motor saya dibawa kabur,” papar Feri.

Pelajar kelas I SMP ini pun menangis. Meminta bantuan pengendara motor lainnya, Feri dan Kori pulang ke rumah melaporkan ke orangtuanya. Kamis (12/4) siang kedua pelajar ini bersama orangtunya Feri melaporkan kasus ini ke Polsek Tambun.(yanto/b)

Tek: Feri ditemani Kori, melapor ke Polsek Tambun.(yanto)