Sunday, 23 September 2018

Berlibur Seminggu, Bisa Tinggal di Jepang

Jumat, 13 April 2012 — 14:15 WIB
aby-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Berkunjung ke Jepang merupakan idaman sebagian warga Indonesia. Apalagi bisa tinggal dengan rakyat Jepang. Itulah yang dilakukan proyek Homestay sekolah bahasa Jepang, Pandan College yang akan mengisi masa liburan anak sekolah Indonesia Mei dan Juni mendatang.

Peserta homestay juga akan belajar bahasa Jepang langsung dari warga di negeri matahari terbit. “Belajar bahasa Jepang tanpa mau tahu soal budayanya sama juga bohong. Karena budaya sesungguhnya melandasi sebuah kosa kata negara itu sendiri,” papar Richard Susilo, Komisaris Pandan College  kepada Poskota di Jakarta kemarin.

Itulah sebabnya, kata dia,  dengan mengenal budaya Jepang apalagi dilakukan langsung di negeri Sakura,  bisa lebih mendekatkan lagi  mengenal bahasa itu sendiri.

Homestay ke Jepang digelar selama satu minggu pada Mei dan Juni. Peserta  direncanakan berangkat  Sabtu dan  Minggu pagi tiba di Jepang, lalu beristirahat. Kemudian mengenal lingkungan rumah dulu di hari Minggu barulah beraktivitas di hari Senin dan seterusnya. Kemudian hari Minggu pagi pekan depannya pulang ke tanah air, dan Minggu sore sudah tiba kembali di Indonesia.

Selain melakukan homestay, paket pertukaran budaya  itu juga akan mengunjungi  pabrik mobil Toyota di markas besarnya di Toyota City. Kegiatan lainnya belajar memasak makanan Jepang.

Proyek Homestay kali ini dibantu oleh sebuah lembaga bahasa Jepang di Nagoya. Rencananya kegiatan ini akan rutin digelar terutama saat masa liburan panjang sekolah di Indonesia.

(aby/sir)

Teks Gbr- Komisaris Pandan College International, Richard Y. Susilo (kiri) mendampingi Wamendikbud, Prof Dr Ir H. Musliar Kasim, MS (kanan), dalam suatu kesempatan pameran sekolah Jepang di Jakarta. (aby)