Minggu, 15 April 2012 00:06:15 WIB

Pergelaran Wayang Kulit Dipadati Warga

wayang

JAKARTA (Pos Kota) – Ribuan warga tumpah ruah di halaman Museum Fatahillah, Jakarta Barat. Mereka antusias menyaksikan  pergelaran wayang kulit dalam HUT ke -42 Pos Kota. Pesta akbar ini menghadirkan tiga dalang kondang, tadi malam.

Tak ketinggalan, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan sesepuh Pos Kota, Haji Harmoko membaur dengan warga. Selain itu, pelawak Gogon Srimulat menghibur dengan lawakannya yang khas.

Ketika membuka pergelaran wayang kulit tersebut, Fauzi Bowo yang akrab disapa Bang Foke, mengatakan bahwa Pos Kota adalah korannya orang Jakarta. “ Pos Kota selalu memberikan informasi teranyar bagi warga Jakarta, “ kata Bang Foke.

“Pergelaran wayang ini adalah salah satu bentuk kedekatan Pos Kota dengan rakyat, karena wayang merupakan budaya bangsa yang patut dilestarikan,” katanya , seraya menambahkan, atas nama Pemda DKI Jakarta, Foke mengucapkan HUT ke-42 Pos Kota. “Semoga tetap jaya dan makin dekat dengan warga, “ teriak Foke.

RIBUAN WARGA

Sejak sore, ribuan masyarakat dari segala penjuru Jabodetabek sudah memadati area Museum Fatahillah dan Kota Tua. Tak hanya orang tua yang penggemar  wayang kulit, juga anak-anak muda dan remaja. Penonton berdesak-desakan  hingga ke badan jalan.

Suasana makin meriah saat pelawak Gogon Srimulat datang. Para penonton mendekati panggung yang ditata apik. Mereka  berada di depan agar bisa menyalami Gogon, yang menyambut mereka dengan ramah dan gaya kocaknya.

Selain dihibur dengan pergelaran wayang kulit, aksi kocak Gogon dan Sinden Banyumasan, Wainten, warga juga mendapat berbagai hadiah.

HADIAH MOTOR

Sebelum  pergelaran wayang, Foke mengambil undian berhadiah motor, yang masing-masing dimenangkan Danang warga Jalan Bangka, Jakarta Selatan dan Arman warga Pademangan Timur, Jakarta Utara. Setelah itu, Foke memotong tumpeng kemudian diberikan kepada H. Harmoko.

Juga ada mobil Mercy tahun 1970. Mobil ini menjadi hadiah utama, serta  10 unit sepeda dan puluhan hadiah lainnya. Hadiah mobil Mercy tahun 1970 itu, menurut  Harmoko, sebagai lambang tahun kelahiran Pos Kota.

“Jadi, bagi yang memenangkan hadiah Mercy , jangan melihat harganya, tetapi nilai sejarahnya,” kata Harmoko, yang disambut tepuk tangan penonton.

Sebelum pergelaran wayang dimulai, Harmoko memberikan tokoh wayang Durno kepada Ki Widodo Wilis

HAPUS KEBOHONGAN

Pergelaran wayang kulit yang menghadirkan tiga dalang kondang, Ki Widodo Wilis Prabowo dengan lakon Durno Gugur, Ki Anom Dwijokangko  membawakan lakon Kumbokarno dan Ki RT Suryanto Purbo Carito dengan lakon Karno Gugur.

Menurut  Harmoko, ketiga lakon tersebut dipilih sebagai peringatan untuk menghapus angkara murka dan kebohongan di muka bumi. “Tidak seperti saat ini banyak pemimpin bangsa yang bohong dan hanya mementingkan kepentingan sendiri,” katanya.

“ Saya datang bersama anak dari Bogor. Kami ingin berpatisipasi memeriahkan ulang tahun Pos Kota. Sejak remaja saya sudah membaca Pos Kota, “ ujar Dahlan, sopir angkot. (anggara/adin/rf/r)

Foto: Toga

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.