Selasa, 17 April 2012 20:36:07 WIB

Mobil Hias Koran Sumedang Expres Diamankan Polisi

expres174

BANDUNG (Pos Kota) – Kendaraan hias Hari Umum Sumedang Ekpres diamankan polisi saat melintas di Podium Muspida Kabupaten Sumedang, dalam merayakan HUT Kabupaten Sumedang, Selasa.

Kendaraan yang dipenuhi bunga, beserta awak Sumedang Ekpres diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan.

Dugaan kuat, polisi mengamankan kendaraan itu atas perintah Kapolres AKBP Eka Bakti yang sedang beridiri tegak bersama Bupati dan Muspida lainnya di Pendopo sambil menyaksikan arak-arakan kendaraan hias.

Ditangkapnya kendaraan milik Bandung Ekpres berkaitan dengan terpampangnya berita ukuran besar mengenai oknum anggota polisi Polsek Cimanggung, Sumedang aniaya warga.

” Kapolres merasa malu saat kendaraan Sumedang Ekpres melintas terpampang berita menganai oknum polisi siksa warga. Muspida semuanya membaca berita itu.Kendaraan sempat berhenti di depan pejabat dan Bupati serta Kapolres seolah-olah nyuruh membacanya,” kata salah seorang anggota polisi, Selasa.

Buntut dari kejadian itu, beberapa anggota yang diperintahkan Kapolres langsung mencomot kendaraan hias kemudian diamankan ke Mapolres Sumedang. Hingga Selasa sore, awak Sumedang Ekpres masih berkumpul di Mapolres untuk menjelani pemeriksaan.

General Manajer Sumedang Ekpres, H. Maman Juherman, saat dihubungi melalui selulernya menyebutkan, ditangkapnya kendaraan hias Radar Sumedang saat mengikuti karnaval kendaraan hias dalam HUT Sumedang itu dengan alasan di kendaraan itu tertampang surat kabar yang melansir berita oknum polisi aniaya warga hingga luka berat.

Ketika melintas podium, Kapolres Eka Bakti mengaku kaget dan merasa dipermalukan atas berita tadi. ” Kami tak punya tujuan untuk mempermalukan. Semuanya terjadi secara spontan,” kata Maman.

Maman mengakui, berita mengenai oknum polisi aniaya warga sudah lama turun di korannya dan tak ada masalah. Tapi, ketika berita itu diangkat kembali dan dijadikan banner berita dalam kendaraan hias, terjadi masalah.

Maman, mengaku, malam ini tengah menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Sumedang bersama karyawan lainnya. Untuk sementara, lanjut dia, pihak kepolisian menjerat awak Sumedang Ekpres pasal 335 KUH Pidana menganai pencereamarn nama baik. ” Kami dituduh mencermankan nama baik kepolisian padahal tak ada niat sedikit pun.Kejadian ini spontan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Supama, menjelaskan, diamankannya kendaraan hias milik Sumedang Ekpres karena diduga kuat melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Kendaraan hias yang melansir berita itu langsung terlihat dan dibaca Bupati Sumedang Don Mardono, Muspida lainnya termasuk Kapolres. ” Kami kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

” Kami tak mempermasalahkan berita menganai oknum polisi itu bahkan mendukung untuk diberitakan. Hanya cara memajang berita di kendaraan hias dan dibaca pejabat Muspida itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.

Meski begitu, Kasat berjanji akan menyelesaaikan masalah dengan profesional. ” Wartawan dan media itu mitra kami,” akunya. (dono)

Teks : Mobil hias milik Sumedang Expres yang diamanakan polisi (sumedang online)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.