Senin, 05 Desember 2016

Mobil Hias Koran Sumedang Expres Diamankan Polisi

Selasa, 17 April 2012 — 20:36 WIB
expres174

BANDUNG (Pos Kota) – Kendaraan hias Hari Umum Sumedang Ekpres diamankan polisi saat melintas di Podium Muspida Kabupaten Sumedang, dalam merayakan HUT Kabupaten Sumedang, Selasa.

Kendaraan yang dipenuhi bunga, beserta awak Sumedang Ekpres diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan.

Dugaan kuat, polisi mengamankan kendaraan itu atas perintah Kapolres AKBP Eka Bakti yang sedang beridiri tegak bersama Bupati dan Muspida lainnya di Pendopo sambil menyaksikan arak-arakan kendaraan hias.

Ditangkapnya kendaraan milik Bandung Ekpres berkaitan dengan terpampangnya berita ukuran besar mengenai oknum anggota polisi Polsek Cimanggung, Sumedang aniaya warga.

” Kapolres merasa malu saat kendaraan Sumedang Ekpres melintas terpampang berita menganai oknum polisi siksa warga. Muspida semuanya membaca berita itu.Kendaraan sempat berhenti di depan pejabat dan Bupati serta Kapolres seolah-olah nyuruh membacanya,” kata salah seorang anggota polisi, Selasa.

Buntut dari kejadian itu, beberapa anggota yang diperintahkan Kapolres langsung mencomot kendaraan hias kemudian diamankan ke Mapolres Sumedang. Hingga Selasa sore, awak Sumedang Ekpres masih berkumpul di Mapolres untuk menjelani pemeriksaan.

General Manajer Sumedang Ekpres, H. Maman Juherman, saat dihubungi melalui selulernya menyebutkan, ditangkapnya kendaraan hias Radar Sumedang saat mengikuti karnaval kendaraan hias dalam HUT Sumedang itu dengan alasan di kendaraan itu tertampang surat kabar yang melansir berita oknum polisi aniaya warga hingga luka berat.

Ketika melintas podium, Kapolres Eka Bakti mengaku kaget dan merasa dipermalukan atas berita tadi. ” Kami tak punya tujuan untuk mempermalukan. Semuanya terjadi secara spontan,” kata Maman.

Maman mengakui, berita mengenai oknum polisi aniaya warga sudah lama turun di korannya dan tak ada masalah. Tapi, ketika berita itu diangkat kembali dan dijadikan banner berita dalam kendaraan hias, terjadi masalah.

Maman, mengaku, malam ini tengah menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Sumedang bersama karyawan lainnya. Untuk sementara, lanjut dia, pihak kepolisian menjerat awak Sumedang Ekpres pasal 335 KUH Pidana menganai pencereamarn nama baik. ” Kami dituduh mencermankan nama baik kepolisian padahal tak ada niat sedikit pun.Kejadian ini spontan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Supama, menjelaskan, diamankannya kendaraan hias milik Sumedang Ekpres karena diduga kuat melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Kendaraan hias yang melansir berita itu langsung terlihat dan dibaca Bupati Sumedang Don Mardono, Muspida lainnya termasuk Kapolres. ” Kami kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

” Kami tak mempermasalahkan berita menganai oknum polisi itu bahkan mendukung untuk diberitakan. Hanya cara memajang berita di kendaraan hias dan dibaca pejabat Muspida itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.

Meski begitu, Kasat berjanji akan menyelesaaikan masalah dengan profesional. ” Wartawan dan media itu mitra kami,” akunya. (dono)

Teks : Mobil hias milik Sumedang Expres yang diamanakan polisi (sumedang online)

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=1657661483 Iman Hasyim

    buruk muka, cermin dibelah!.

  • Didi_apikin

    polisi kenapa hrus malu, klo memang itu terjadi (bahwa ad oknum polisi yg memukul warga),, hadapilah dgn legowo.

Terbaru

Sejumlah rombongan dari organisasi kesehatan dunia seperti GAVI, WHO dan Unicef bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai melihat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Perigi, Pondok Aren. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:09 WIB
Tim WHO dan GAVI Tinjau Puskesmas Perigi Tangsel
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama Ketua DPRD setempat u M. Romlie dan wakil ketua DPRD setempat usai pengesahan Raperda APBD tahun 2017. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:04 WIB
Disahkan DPRD
APBD Tangsel Tahun 2017 Rp 3,2 Triliun
2NE1. (ist)
Senin, 5/12/2016 — 11:03 WIB
Mantan Personel 2NE1 Coba Move On
Wakil Presiden Filipina, Leni Robredo. (reuters))
Senin, 5/12/2016 — 11:00 WIB
Wakil Presiden Filipina Lepas Satu Jabatan
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Rumah Lembang.(ikbal)
Senin, 5/12/2016 — 10:46 WIB
Ahok Sebut Pejabat Terkutuk Jika Langgar Sumpah