Sunday, 23 September 2018

Sambut Hari Kartini, Seribu Warga Cukur Rambut Gratis

Selasa, 17 April 2012 — 18:48 WIB
potong rambut

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Dalam rangka menyambut hari Kartini, sebanyak 1.000 warga lelaki dan perempuan pra sejahtera dari tiga kecamatan, di Jakarta Utara melakukan cukur rambut gratis.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gelanggang Olahraga, Jakarta Utara  itu atas gagas Lions Club dan Pemprov DKI, Jakarta.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menjadikannya warga Jakarta Utara berprilaku hidup bersih terutama dalam masalah rambut dan juga kesehatan kulit kepala.

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI, Sylviana Murni didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, dalam pembukaan mengatakan rambut merupakan mahkota setiap orang terutama wanita.

Untuk itu, harus tetap jaga supaya bagus dan sehat, jika hal itu sudah dilakukan  secara otomatis kita akan lebih percaya diri karena memiliki rambut yang indah dan tertata dengan rapih.

“Kegiatan ini sangat luar biasa karena sangat manfaatnya untuk masyarakat. Makanya kami akan terus mendukung kemitraan ini, karena telah menjadi pendamping pemerintah daerah terutama DKI Jakarta,” kata Sylviana Murni, di hadapan ribuan warga yang ingin antri untuk dipotong rambutnya, Selasa (17/4).

Sementara itu Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menambahkan acara hari ini merupakan berbagi kasih dalam rangka menyambut hari Kartini dengan  melaksanakan melakukan cukur rambut gratis sebanyak 1.000 orang.

Kegiatan seperti baru pertama kali dilakukan, tapi kali ini tiga kecamatan di Jakarta Utara yakni Tanjungpriok, Koja, dan Cilincing.

“Saya melihat kegiatan ini tujuannya mengajarkan orang untuk berprilaku bersih, karena kalau orang mau cukur rambut bisa berperilaku bersih, bebas dari kutu maupun ketombe, dan menanamkan keindahan. Jika kondisi rambut kita bagus, kita tidak merasa malu atau minder, tapi jika rambut acak-acakan pasti orang menganggab kita jorok,” ucap Bambang Sugiyono.

Ditambahkan oleh Walikota kegiatan ini dalam  upaya Pemkot Jakarta Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melakukan pelatihan-pelatihan, dan pembinaan seperti cukur rambut, membuat kue, dan lain-lain, sehingga warga bisa membuka usaha sendiri, mandiri dan membuka lapangan pekerjaan kepada yang lain.

“Ini konsep pemerintah ke depan, seperti pelatihan dan bimbingan. Begitu juga dengan lulusan SMK yang bisa memanfaatkan ilmu itu, karena di Jakarta sudah ada pembuatan motor, mobil, dan bahkan pesawat terbang, namun sayangnya tak terekspose,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana 1.000 Ribu Rambut Sehat, Cicilia Wirawan kepada wartawan mengatakan, pihaknya dalam kegiatan itu sebelumnya menyebar  1.500 kupon di 11 kelurahan di 3 kecamatan di Jakarta Utara. Sasarannya yang paling utama adalah warga pra sejahtera dari minimal usia 1 hingga puluhan tahun.

“Banyak warga yang tidak mengerti merawat rambut dan memberantas kutu rambut. Selain itu, warga juga dibekali cara menghadapi orang dan percaya diri dalam pekerjaan, serta membuat bangsa ini menjadi sehat,” katanya.

Sementara itu, Dewi, 15, warga kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengaku dirinya senang dengan adanya cukur rambut gratis ini. Pasalnya, selain  rambutnya sudah panjang dirinya juga tidak punya uang untuk pergi ke salon.

“Alhamdulillah banget, disini juga sudah cukup karena tenaga cukur seluruhnya ahli dari salon. Saya sih berharap acara seperti ini sering-sering dilakukan disini  karena sangat membantu warga miskin yang ingin ke salon tak punya duit, ” tandasnya. (wandi/dms)

Teks foto: Sylviana Murni didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono memotong rambut salah seorang warga. (wandi)