Saturday, 25 November 2017

Alat Pertolongan Pertama Serangan Jantung di Kantor Walikota Jaksel

Rabu, 18 April 2012 — 0:41 WIB
ilusjantung

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) –Serangan jantung penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Serangan jatung tidak kenal tempat. Bahkan banyak terjadi saat karyawan atau pegawai bekerja di kantor.

Rupanya Walikota Jakarta Selatan mengetahui betul akan hal tersebut. Untuk itulah di kantor yang beralamat di Jalan Antasari, Jakarta Selatan ini memasang dua unit peralatan medis untuk melakukan pertolongan pertama terhadap korban yang menderita serangan jantung.

“Automatic External Defibrilator (AED) yang terpasang di pintu masuk ruangan Sekretaris Kota Madya (Sekodya) ini hanya salah satu alat untuk pertolongan pertama kepada warga maupun karyawan yang terkena serangan jantung sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Sekodya Jaksel Usmayadi didampingi Staf Unit Pelayanan Kesehatan DKI Jakarta dr Nasrun dan Lurah Kalibata Rukmini, Selasa (17/4).

Ada dua alat ini, tambah dia, yang pertama di lokasi pelayanan terpadu gedung Blok B1 belakang dan di lantai dua gedung utama Blok A, kantor Walikota Jaksel.
“Saya berharap semua karyawan atau pegawai harus dapat memanfaatkan alat AED ini untuk memberikan pertolongan pertama saat melihat tamu, karyawan atau warga yang ada di kawasan kantor walikota terkena serangan penyakit jantung,” tuturnya.

Nasrun, menambahkan di DKI Jakarta ada sekitar 22 unit alat AED ini dan tersebar di lima wilayah kota yang diharapkan seluruh jajaran Sudin Kesehatan di wilayah tersebut memberikan sosialisasi penangganan serta pemakaian alat pertolongan pertama kepada mereka yang secara mendadak terkena serangan jantung di sekitar lokasi sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat. (anton)

Teks :Sekodya Jaksel Usmayadi didampingi staf Uyankes DKI Jakarta Nasrun saat mencoba peralatan AED untuk serangan jantung. (anton)