Thursday, 17 August 2017

Urusan Utang Rp.500 Ribu, Polisi Nendang Tetangga

Rabu, 18 April 2012 — 22:51 WIB
Polri-Item

CIPAYUNG (Pos Kota) – Hanya karena masalah hutang yang tak kunjung di bayar, seorang oknum anggota polisi dari polsek Cipayung tega menendang tetangganya di depan rumahnya di Jl. Perintis RT 005/05, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur. Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Bripka Iskandar, 54, yang bertugas di Pos Pol Gempol, Cipayung, dilaporkan melakukan kekerasan terhadap korban bernama Dedi, 47, pada Minggu (15/4) sekitar pk 22:30.

Saat ini, pria yang pada tahun ini akan memasuki masa pensiun tengah menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur atas perbuatannya. “Iya betul, itu anggota dari satuan Sabhara dari Polsek Cipayung. Dia sekarang tengah dalam pemeriksaan di Polres Jakarta Timur,” kata Kapolsek Cipayung, Kompol UA Triyono yang dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (18/4).

Diceritakan Kapolsek, kejadian ini bermula ketika korban berpapasan dengan pelaku dijalan dekat rumah korban. Saat itu, korban meminta uang yang dipinjamnya sebanyak Rp500 ribu untuk dikembalikan.

“Kalau masalah hutangnya saya tidak mengetahui, yang jelas oknum ini meminta uangnya dikembalikan,” ungkap Triyono.

Menurutnya, karena korban mengaku belum mempunyai uang untuk mengembalikan, Bripka Iskandar langsung naik pitam. Dia pun langsung menarik kaos, memukul serta menendang kaki korban. “Ini oknum memang sudah ogah-ogahan jadi polisi, soalnya sudah mau pensiun,” ujar Triyono.

Korban yang tidak terima perlakuan Bripka Iskandar, akhirnya pada Selasa (17/4), korban yang merupakan karyawan swasta itu melaporkan  ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penganiayaan. Hingga saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polres Jakarta Timur. Saat inipun Bripka Iskandar tengah dalam periksaan atas kasus yang dilakukannya. (Ifand/dms)