Tuesday, 13 November 2018

Pameran ‘Affandi Legacy’ di Pasar Seni Ancol

Jumat, 20 April 2012 — 23:32 WIB
Affandi dan-saya

PADEMANGAN (Pos Kota) – Untuk mengajak masyarakat ikut melihat dan merasakan sentuhan karya seni berkualitas dari hasil karya sang Maestro Indonesia, Affandi dan keluarga, Taman Impian Jaya Ancol, menggelar pameran lukisan.

Pameran yang mengambil tema Affandi’s Legacy di gelar di  North Art Space (NAS), Pasar Seni, Ancol, itu tujuannya untuk mengenang  jasa pahlawan RA Kartini.

Menurut Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Budi Karya Sumadi, mengatakan kegiatan ini akan berlangsung mulai pada 20 April hingga 25 Mei 2012. “Pameran seni ini baru pertama kali digelar di Ancol.

Selain mendatangkan sang Maestro kami juga menampilkan hasil karya lainnya berupa Patung-patung Potret diri,”jelasnya.

Dijelaskan oleh Budi Karya Sumadi, dalam pameran itu pihaknya memamerkan berbagai  lukisan ekspesionis dari karya Affandi, serta anak cucunya.

Karya ini akan menjadi sebuah pentas seni yang sangat menarik untuk dilihat dan dinikmati bersama keluarga.

Penyelengaraan pameran lukisan Affandi’s Legacy atau Warisan Affandi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen Ancol dalam memajukan dunia Seni di Indonesia. Maka dari itu Ancol menggelar pameran  Seni berkualitas tersebut.

“Saya melihat pameran ini memiliki hubungan darah yang amat dekat. Selain itu pameran ini juga memperlihatkan eksistensi sebuah keluarga yang memiliki ide yang tidak habis atas kegiatan seni rupa.  Jadi dalam keluarga ini kalau saya lihat seni rupa tampaknya meripakan sebuah pokok kehidupan yang tidak bisa di tawar-tawar lagi,”terang Budi Karya.

Sementara itu Kartika Affandi anak sang maestro mengaku sangat senang atas dukungan Ancol yang mau menyelengarakan pameran lukisan keluarga Affandi  yang mengambil tema aksi pelukis dalam satu Kanvas. “Ini membuktikan memang benar komitmen Ancol untuk mendukung karya seniman Indonesia,”jelas Kartika.

Dalam lukisan itu kata Kartika mengambil tema komodo dengan ukuran kanvas 182 meter. Nantinya lukisan ini akan dilelang dan hasilnya akan disumbangkan kepada yayasan komodo.

Ditambahkan Kartika, ayahnya Affandi yang lahir tahun 1907 dan meninggal 1990 ini merupakan seorang pelukis yang paling Populer dalam sejarah Seni rupa Indonesia.

“Kepopuleran bapak hanya bisa disamai oleh Raden Saleh yang merupakan perintis seni lukis Indonesia Modern dan Basoeki Abdullah pelukis realisme romantis flamboyan yang mampu mengelelitisasi selera umum,”terangnya. (Wandi/dms)