Senin, 05 Desember 2016

Pembebasan Lahan Tol JORR W2 Belum Tuntas

Minggu, 29 April 2012 — 0:11 WIB
iluspembebasan

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Warga minta tim pembebasan lahan untuk Jakarta Over Ring Road (JORR) W 2 di Kelurahan Petuangan Selatan, Petukangan Utara dan Ulujami, Jakarta Selatan menuntaskan pembebasan lahan yang bakal terkena proyek tersdebut. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak bidang lahan yang belum di bayar karena bertahan dengan ganti rugi yang belum sepakat.

“Kami mendukung proyek jalan tol untuk kepentingan banyak orang tapi tolong nilai ganti rugi lahan hendaknya di atas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) atau sesuai dengan kondisi ekonomi sekarang,” kata Ny. Lina, warga Kel. Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Sabtu (28/4).

Harga ganti rugi memang bervariasi sejak adanya program pembayaran lahan milik ratusan warga di Petukangan Utara, Petukangan Selatan dan Ulujami yang terkena proyek JORR W2 pada 2009 lalu. “Kami tak minta banyak yang penting ganti rugi sesuai harga pasaran tanah dan di atas NJOP,” tuturnya yang tak mau menyebutkan angka besaran ganti rugi per meter.

Hal serupa juga dikatakan Irawan, yang mengaku belum menerima ganti rugi lahan bakal proyek JORR W 2 lanjutan setelah tiga tahun lebih negoisasi berkaitan besar kecilnya uang yang diterima jika lahan itu terkena pembebasan. “Sekitar Rp 1 juta hingga Rp 4 juta/M2 harga sesuai NJOP maupun pasar tanah di kawasan ini,” tambahnya.

TINGGAL 13 PERSEN

Walikota Jaksel Anas Efendi didampingi Ketua P2T Jaksel Syamsuddin Noor, Asisten Pembangunan Ny. Tri Wahyuning Diah , mengatakan sekarang tinggal 13 persen lagi lahan warga yang belum dibebaskan. Tetapi pihaknya sudah mengirimkan surat edaran untuk memproses pembayaran lahan yang tersisa.

“Yang jelas sudah sekitar 87 persen lahan untuk JORR W 2 sudah dibebaskan dan tersisa tinggal 13 persen yang diharapkan selesai tahun 2012 ini,” imbuhnya yang mengaku bila warga tetap tak mau menerima ganti rugi yang diajukan pemerintah terpaksa masalahnya akan dilimpahkan atau dititipkan ke PN Jaksel.

“Konsiyansi menjadi jalan terakhir bagi penyelesaian proyek ganti rugi lahan untuk JORR W 2 Lanjutan Ulujami – Kebon Jeruk agar tepat waktu dari target yang diminta peemerintah guna menyelesaikan proyek jalan tersebut,” tuturnya.

Ditambahkan Syamsuddin Noor, memang masih ada sekitar 109 bidang lahan yang belum dibebaskan dan diharapkan selesai tahun ini. Untuk kegiatan kontruksi jalan dudah dilakukan di wilayah Kebon Jeruk dan di wilayah Jaksel masih dalam taraf lelang.

Jumlah bidang tanah yang sudah dibayarkan hingga kini mencapai 410 bidang tanah dan 11 bidang terpaksa dikonsinyasikan ke PN Jaksel. Secara bertahap sekitar 190 bidang tanah akan diupayakan dibayar ke warga bila tak mau terima terpaksa juga dikonsinyasikan, tuturnya. (anton)

Tseks: Kondisi di lokasi rencana JOR W 2 yang sampai saat ini belum tuntas dibayar. (anton)

Terbaru

Sejumlah rombongan dari organisasi kesehatan dunia seperti GAVI, WHO dan Unicef bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai melihat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Perigi, Pondok Aren. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:09 WIB
Tim WHO dan GAVI Tinjau Puskesmas Perigi Tangsel
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama Ketua DPRD setempat u M. Romlie dan wakil ketua DPRD setempat usai pengesahan Raperda APBD tahun 2017. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:04 WIB
Disahkan DPRD
APBD Tangsel Tahun 2017 Rp 3,2 Triliun
2NE1. (ist)
Senin, 5/12/2016 — 11:03 WIB
Mantan Personel 2NE1 Coba Move On
Wakil Presiden Filipina, Leni Robredo. (reuters))
Senin, 5/12/2016 — 11:00 WIB
Wakil Presiden Filipina Lepas Satu Jabatan
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Rumah Lembang.(ikbal)
Senin, 5/12/2016 — 10:46 WIB
Ahok Sebut Pejabat Terkutuk Jika Langgar Sumpah