Sunday, 26 March 2017

Pencurian Besi Baja PLN Senilai Rp18 Miliar

Pejabat Pelindo Cirebon Diperiksa Polisi

Senin, 30 April 2012 — 13:47 WIB
darman-sub

CIREBON (Pos Kota) – Pejabat dan staf dilingkungan PT Pelindo II Cirebon diperiksa penyidik Sat Reskrim Polres Cirebon Kota terkait dengan kasus pencurian besi baja milik PLN pusat senilai Rp18 miliar. Besi baja untuk pembangunan pembangkit listrik di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu seharusnya berlabuh (tujuan) ke Surabaya ternyata dibongkar di Pelabuhan Cirebon.

Pihak kepolisian sejauh ini sudah menetapkan satu orang tersangka yakni Suratim,  pemilik gudang di daerah Pegambiran, Kota Cirebon. Gudang tersebut memang digunakan tersangka untuk menyimpan potongan besi baja hasil curian. Menurut informasi tersangka membeli sebanyak 90 batang besi baja tersebut seharga Rp 175 juta. Si penjual besi itupun kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Satu tersangka sudah ditetapkan dalam kasus tersebut dan saat ini masih mengejar keterlibatan yang lainnya yang identitasnya sudah diketahui,” kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Asep Edi Suheri, Senin (30/4/2012).

Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim AKP Didik Purwanto, menjelaskan, penyusuran “larinya” barang bukti hingga kini masih dilakukan ke sejumlah daerah di luar Cirebon. “Tim masih dilapangan, memang ada beberapa titik labuhnya barang bukti besi-besi baja tersebut. Namun sejauh ini kami masih melakukan koordinasi dengan tim di lapangan,” tegas kapolres.


Sementara itu, sebuah tongkang yang berisi besi baja milik PLN serta tugboat penarik tongkang tersebut kini sudah dipasangi police line dan tersandar di pelabuhan Cirebon. Selain kapal, kendaraan trailer pun juga dipasangi police line.

(darman/sir)

Teks Gbr- Pejabat PT Pelindo Cirebon tengah diperiksa penyidik Polres Cirebon Kota. Tampak trailer pengangkyt besi baja milik PLN diamankan polisi. (darman)