Selasa, 1 Mei 2012 01:09:37 WIB

BKT Selesai, Banjir Berkurang

ilusbkt

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Semenjak Banjir Kanal Timur selesai dibangun
(BKT) akhir 2010 lalu, kawasan yang ada di Jakarta Utara yang selama ini merupakan daerah langganan banjir, seperti Kelapa Gading, Tanjung
Priok, Cilincing dan Koja, sekarang tidak lagi.

“Alhamdulillah semenjak adanya BKT kawasan Kelapa Gading tidak banjir lagi. Dulu sebelum adanya BKT bila terjadi hujan yang terus menerus akan banjir dengan ketinggian air bisa mencapai 40-50 cm bahkan lebih,” kata Hendrik, 40, salah seorang warga Kelapa Nias, Kelapa Gading, kemarin.

Pernyataan yang sama juga diutarakan oleh Karma 45, di mana sebelum ada BKT kawasan Rorotan dan Marunda dan sejumlah pemukiman warga lainnya setiap kali terjadi hujan deras selalu kebanjiran.

“Pada Tahun 2002 dan 2007 kawasan kami selalu menjadi langganan banjir
jika hujan satu jam turun rumah kami langsung kebanjiran. Tapi sejak
adanya BKT meski ada hujan deras seperti kemarin rumah penduduk di sini
aman dari banjir” jelas warga RW 5 Bantaran kali Cakung Lama,
Semper Barat, Cilincing.

Pernyataan yang sama juga diutarakan oleh, Muksin 34, warga Bantaran Kali Begog Semper Timur, dan Irsa 39, warga Kali Rawa Indah Sukapura, Cilincing. Lima tahun lalu wilayahnya selalu menjadi langganan banjir saat hujan deras. Namun sekarang ini warga merasa nyaman, sebab hujan deras dua hari lalu tak ada pemukiman warga yang terendam banjir.

“Kami marasa bersyukur dan terima kasih pak Gubernur, berkat
pembangunan BKT di Cilincing wilayah kami sekarang bebas dari banjir
dan warga tak lagi cemas,” pungkas Muksin warga Sukapura.

Selain karena ada BKT, banjir juga berkurang karena sejumlah saluran
air di kedua wilayah tersebut sudah dilakukan normalisasi.

“Dulu sebelum dilakukan normalisasi sepanjang Jalan Bhayangkaran dan
sejumlah jalan lainnya selalu tergenang. Tapi setelah diperbaiki
salurannya tidak ada lagi sehingga jalan jadi lancar dan tidak cepat
rusak,”jelas Suranto, warga Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Menanggapi hal itu Kasudin PU Tata Air Pemkot Jakarta Utara, Rifig Abdullah, mengatakan ini merupakan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir di wilayah Jakarta Utara. Makanya seluruh saluran air yang dianggab sebagai penyebab terjadinya banjir atau genangan langsung di normalisasi dengan harapan air bisa cepat mengalur ke muara.

“Komitmen Pemprov DKI Jakarta sudah di wujudkan dengan memperbaiki saluran air dan membuat kali Banjir Kanal Timur. Diharapkan dengan adanya perbaikan dan pembuatan kali ini Jakarta khususnya Jakarta Utara yang merupakan 60 persennya wilayahnya dibawah pemukaan air laut akan tidak akan terjadi banjir lagi,”jelasnya.

Bukan hanya itu Pemprov DKI Jakarta juga membangun tanggul penahan air
rob di sepanjang pinggir pantai di wilayah Jakarta Utara. Di harapkan
dengan adanya pembangunan tersebut kawasan yang selalu kebanjiran
akibat air pasang atau rob itu akan terhindar bahkan tidak akan
terjadi lagi.(wandi)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.