Jumat, 4 Mei 2012 19:19:20 WIB

Laptop Dibawa Kabur

Kaca Dua Mobil Dipecahkan Penjahat

5/4/2012 2:04 PM

SUKABUMI (Pos Kota) – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Dua mobil dalam waktu hampir bersamaan di lokasi berbeda, Jumat (4/5) siang disasar pencuri dengan cara kacanya dipecah. Dugaan sementara, garong spesialis pecah kaca mobil ini dilakukan oleh pelaku yang sama.

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian ini terjadi ketika pemilik tengah menunaikan Salat Jumat. Diduga, pencuri sudah mengincarnya sejak awal. Setelah mobil ditinggalkanIrfan pemiliknya, komplotan maling baru melancarkan aksi dan langsung menjarah barang berharga dari mobil.

Aksi pecah kaca pertama terjadi di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Bagian kaca sebuah mobil Nissan berwarna merah dengan nomor polisi B 1401 KKR dipecahkan pelaku saat ditinggalkan salat pemiliknya.

Namun pelaku tidak sempat menguras barang di dalam mobil. Kuat dugaan aksinya keburu kepergok warga.

Kemudian, aksi pencurian kedua terjadi di Kampung Cirumput, Sukaraja. Kacah mobil Avanza Silver dengan nomor polisi D 1126 MU yang ditinggalkan pemiliknya. Karel warga asal Kecamatan Cibeureum dipecah. Pelaku yang menggunakan sepeda motor lalu menggasak laptop dan sejumlah berkas kerja korban.

“Waktu aksi pencurian saya melihatnya. Tapi waktu itu saya sedang salat Jumat yang tidak jauh dari lokasi parkir mobil saya. Begitu dilihat ternyata kaca mobilnya pecah. Dan berkas kerja serta laptop hilang,” jelas Karel .

Kapolsek Sukaraja, Kompol Warsito mengakui adanya aksi pencurian dengan modus kaca di wilayah hukumnya. Menurutnya, aksi ini terjadi ketika pemilik mobil memarkirkan mobilnya untuk menunaikan Salat Jumat. (sule)

TEKS :Mobil yang menjadi sasaran maling dengan modus pecah kaca di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/5).

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.