Thursday, 20 September 2018

70 Persen Angkutan Tidak Laik Jalan

Jumat, 11 Mei 2012 — 0:01 WIB
ilus70

JAKARTA (Pos Kota) – Tekad Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki transportasi semakin kuat. Bersama Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) akan membentuk Lembaga Penjamin Kredit Angkutan Umum.

Ketua DTKJ, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, saat ini tercatat ada sekitar 32 ribu angkutan umum. Tapi 70 persennya tak laik jalan namun masih tetap dioperasikan. Karena itu angkutan tersebut harus diremajakan,” ujar Azas, di Balaikota DKI, Kamis (10/5) usai bertemu Gubernur DKI Jakarta H.Fauzi Bowo.

Azas Tigor menegaskan perlu dukungan pemerintah pusat untuk mengurai kemacetan di Jakarta. Pemprov DKI tak perlu diberi uang melainkan hanya penyediaan infrastruktur yang memadai, seperti flyover atau underpass di setiap perlintasan kereta api. “Selama ini, ada kesan pemerintah pusat kurang perhatian atas kemacetan yang terjadi di ibukota.”

HARUS TEGAS

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, rekomendasi yang diberikan DTKJ sangat besar manfaatnya, terutama dalam penataan angkutan umum dan lalu lintas.

Ia mengakui, saat ini banyak berkeliaran angkutan umum yang usianya di atas 20 tahun namun masih tetap mengangkut penumpang. “Untuk mengatasinya, memang perlu penegakkan hukum yang tegas. Peraturannya harus dibuat agar tidak menimbulkan persoalan.”

Di sisi lain, etika masyarakat dalam berkendara juga harus disiplin. Tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas. Misalnya, pengendara tidak lagi melintas di atas trotoar, taman dan sebagainya karena memang lahan tersebut bukan diperuntukkan bagi lalu lintas kendaraan. (john/ak)