Friday, 16 November 2018

Empat Kaki-Tangan Dukun Pengganda Uang Diculik

Sabtu, 12 Mei 2012 — 11:29 WIB
ilustrasi-dukun

TANGERANG (Pos Kota)- Kesal dibohongi dukun pengganda uang, MP,36 dan DFM,41 menculik dan menganiaya empat teman sang dukun di Hotel Mega Matra Jakarta Timur,Sabtu (12/5).

Menurut Kapolres Kota/kab Tangerang, Kombes Bambang Priyo Andogo, empat orang yang diculik Yadih, Carneliesya, Ambroius Paef dan Adrianus Fandi. Keempat korban penculikan adalah anak buah dukun pengganda uang H. Abdullah alias Ogut alias H Dolar. Sang dukun kini masih dicari polisi.

Diungkapkan Kapolres, kasus penculikan itu berawal dari janji sang dukun dan anak buahnya bisa menggandakan uang milik tiga tersangka sebesar Rp 350 juta menjadi 10 kali lipat. Namun setelah ditunggu beberapa hari uang itu tak bisa dilipatgandakan,tapi sang dukun H Abdullah malah menghilang.

Tersangka penculik, meminta uang dikembalikan. Namun, dukun tak kunjung nongol sehingga empat kaki tangan dukun dibawa paksa oleh tersangka dan disekap di hotel. “Anak buah dukun ditodong senjata mainan lalu diseret ke mobil dibawa ke hotel,”tegas Kapolres.

Tersangka MP dan DFM kesal dan merasa dibohongi karena setelah menyerahkan uang secara bertahap hingga berjumlah 350 juta ternyata uang tak bisa digandakan. Akhirnya tersangka membawa paksa keempat kaki tangan dukun itu pada Rabu (9/5) dan berhasil digerebek setelah dua hari di hotel.

Selama di hotel, tersangka mengubungi istri Yadih melalui HP meminta tebusan Rp 100juta. “Kalo tidak dikabulkan, Yadih akan dimasukan penjara atau dibunuh,”jelasnya. Atas ancaman ini, istri Yadih melaporkan ke Polsek Pasar Kemis, dan pelaku akhirnya digerebek di hotel.

Menurut Kapolres, pelaku penculikan adalah korban penipuan penggandaan uang, sedangkan korban penculikan sebagai tersangka pelaku penipuan. Kedua kasus ini disidik terpisah. Dukun pengganda uang tinggal di Kampung Simpang RT 04/01 Desa Sarakan,Sepatan,Kabupaten Tangerang. Di rumah dukun, Kapolres menyita potongan kertas yang disusun seperti gepokan uang. (maryoto).

Foto Ilustrasi

  • Amitosu

    Bodoh, masih ada yang percaya.

  • Rakhmat S

    sama2 goblok, mana ada dizaman teknologi ini ada dukun yg bisa gandakan uang, makanya sedeqah bung.