Tuesday, 20 August 2019

RS Swasta di Bekasi Wajib Sediakan Kamar Inap Pasien Miskin

Kamis, 17 Mei 2012 — 14:46 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BEKASI (Pos Kota) – Tiap rumah sakit swasta yang ada di Kota Bekasi bakal diharuskan menyediakan kamar untuk rawat inap pasien miskin. Kamar yang diwajibkan hanya 10 persen dari jumlah kamar keseluruhan yang ada.

Hal ini nantinya tertuang dalam MoU antara Pemkot Bekasi dan seluruh Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi. “Kami sudah meminta Bagian hukum untuk membuat nota kerjasama atau MoU antara Pemkot Bekasi, Dinas Kesehatan dan seluruh Rumah Sakit Swasta,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Anne Nurchandrani.

Menurut Anne, kerjasama antara Pemkot Bekasi dan RS Swasta tersebut sebenarnya sudah pernah dibuat, namun belum mencantumkan angka 10 persen untuk warga miskin atau kurang mampu.

“Namun, sekarang ini MOU mengacu pada 10 persen dari kelas 3 akan diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu,” kata Anne.

Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak RS swasta untuk mendiskusikan beberapa hal. Mereka menanggapi hal ini dengan positif dan sangat mendukung program pemerintah ini.

Saat ini Bagian Hukum Pemkot Bekasi sedang merumuskan prosedur dan mekanismenya agar memudahkan masyarakat. Rencananya, program ini akan diluncurkan pada tanggal 1 Juni mendatang.

“Kita sudah mengumpulkan RS Swasta dalam mendiskusikan tentang 10 persen dari kamar kelas 3 yang diberikan gratis bagi masyarakat miskin. Para pengelola RS swasta menanggapi hal ini dengan positif dan mendukung,”ujar Anne.

Diharapkan, program ini bisa membantu dan melayani masyarakat yang tidak mampu. ”Mudah-mudahan hal ini dapat meringankan beban masyarakat miskin agar tidak lagi mengeluhkan minimnya layanan kesehatan yang digunakan untuk ini,” ujarnya. (Dieni/dms)