Saturday, 22 September 2018

IPNU Deklarasikan Gerakan Anti Kekerasan

Minggu, 20 Mei 2012 — 20:08 WIB
PP IPNU

JAKARTA (Pos Kota) – Di Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ikatan
Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) para pelajar dan santri deklarasikan
gerakan anti kekerasan di Halaman Kantor PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Jakarta, Minggu (20/5)  sore.

Deklarasi yang dipelopori oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
(IPNU) ini diikuti oleh sekitar 250 gabungan pelajar dan santri yang
datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Deklarasi ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi peran
pelajar dan santri untuk kian meningkatkan kualitas moral dan
pendidikan mereka,” kata Ahmad Syauqi, Ketua Umum Pimpinan Pusat
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama.

Deklarasi ini, menurut Syauqi, dilakukan sebagai respons atas
beragam persoalan yang dialami oleh dunia pelajar yang kerap terpuruk
dalam perilaku kekerasan (tawuran), ketidakjujuran akademis
(mencontek), dan bahkan pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.

“Ikrar ini merupakan keprihatinan kami atas berbagai problem
pelajar saat ini, baik tawuran, pergaulan bebas dan penyalahgunaan
narkoba yang tentu saja akan semakin memperburuk kualitas pendidikan
nasional secara keseluruhan,” ungkap dia. (johara/dms)

Foto : Ketua Umum IPNU Ahmad Syauqi saat deklarasikan anti
kekerasan di halaman Kantor PBNU, Jakarta, Minggu sore. (johara)