Thursday, 19 September 2019

PMII Nilai Pemerintah Tidak Pro-rakyat

Senin, 21 Mei 2012 — 18:06 WIB
pmmi215

SERANG (Pos Kota) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Serang menggelar aksi dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di perempatan lampu merah Ciceri, Kota Serang, Senin (21/5). Dalam aksinya, mahasiswa menilai pemerintah tidak pro rakyat.

“Sejatinya, kebangkitan adalah kemerdekaan seutuhnya yang harus dinikmati oleh seluruh masyarakat, namun hingga saat ini masih belum dirasakan. Bangsa Indonesia masih terpuruk, terutama di Provinsi Banten,” ungkap Jayen, Ketua PMII Cabang Kota Serang, disela-sela aksi.

Persoalan kemiskinan, pendidikan, ketahanan nasional dan penegakan hukum masih belum tuntas, ini menandakan bahwa bangsa ini masih terpuruk. Ditambah lagi dengan persoalan korupsi yang melanda negeri ini, semakin membuat Negara Indonesia yang kaya raya semakin terpuruk.

“Ketika segala persoalan melanda bangsa ini, semua itu tidak terlepas dari komitmen dan kinerja para wakil rakyat yang kesungguhannya masih dipertanyakan,” katanya.

Untuk itu, PMII Cabang Serang menuntut, benahi peneggak hukum yang belum mencapai keadilan. “Kami juga ingin para koruptor ditangkap dan diberikan hukuman sesuai dengan kesalahannya, jangan sampai dibiarkan bebas berkeliaran,” tandasnya.

Aksi yang dilakukan kurang lebih satu jam tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Usai menyuarakan aspirasi lewat orasi, para demonstran pun membubarkan diri dengan tertib. (haryono)

Teks : Mahasiswa yang tergabung dalam PMII