Pekerja Kontrak Juga Wajib Ikut Jamsostek

Selasa, 22 Mei 2012
kontrakan225

HARIAN Pos Kota bekerjasama dengan PT Jamsostek (Persero) kembali menghadirkan Rubrik Info Jamsostek setiap Hari Rabu. Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan melalui SMS online ke nomor 082114879749 dan dapat membaca rubrik ini di Pos Kota online dengan mengklik poskotanews.com setiap hari.

1.Pertanyaan :Apakah biaya rawat inap mendapat penggantian? Karena waktu saya masuk dan dirawat di RS, tidak menggunakan kartu Jamsostek. Saya masih aktif bekerja. (02199544230).

Jawab : Jika memang dalam kepesertaan Jamsostek anda juga diikutkan dalam program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) dan memiliki kartu pemeliharaan kesehatan (KPK), maka pengeluaran selama rawat inap bisa diklaim ke Jamsostek dan mendapatkan penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.

2.Pertanyaan : Saya berstatus pekerja kontrak, namun di tempat bekerja tidak disertakan sebagai peserta Jamsostek. Pihak manajemen selalu mengelak jika ditanya. Apakah pekerja kontrak berhak mendapatkan perlindungan Jamsostek?(0811187351XX)

Jawab : Berdasarkan UU No.3 tahun 1992, semua pekerja baik berstatus tetap, kontrak atau outsorching berhak mendapatkan perlindungan Jamsostek. Dan perusahaan yang memiliki 10 orang tenaga kerja atau lebih atau membayar upah sebesar Rp1.000.000 atau lebih dalam satu bulan, harus mendaftar sebagai peserta. Jika memang perusahaan tempat anda bekerja belum terdaftar sebagai peserta, Anda bisa melaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat untuk ditindaklanjuti.

3.Pertanyaan : Apakah pencairan dana jaminan hari tua saat memasuki usia pensiun akan dikenakan potongan? (0812109733XX)

Jawab : Tidak ada pemotongan dana JHT milik peserta. Justeru PT Jamsostek memberikan insentif dari sebagian keuntungan investasi kepada peserta, dimana prosentase keuntungan yang diberikan lebih besar dari prosentase yang diberikan perbankan.

4.Pertanyaan: Saya pernah bekerja 4,5 tahun di perusahaan otomotif sejak tahun 2006. Kini saya sudah berhenti bekerja Namun kartu peserta dan vaklaring dari perusahaan hilang . Kira-kira masih ada harapan tidak buat saya mencairkan uang JHT? (0818147775XX)

Jawab : Kalau perusahaan tempat anda bekerja dulu masih ada, mungkin anda bisa minta salinan vaklaring dan keterangan tentang nomor kepesertaan Jamsostek anda. Dilengkapi dengan surat laporan kehilangan dari kepolisian, anda bisa datang ke kantor cabang Jamsostek untuk dibantu pencairan JHTnya, dengan membawa persyaratan lain seperti fotocopy KTP dan Kartu Keluarga.

5.Pertanyaan: Kalau pindah perusahaan apakah JHT masih tetap dihitung atau hilang karena perusahaan yang mendaftarkan sudah tidak lagi membayarkan iuran? (0818678799XX

Jawab : Meski sudah tidak bekerja dan iuran kepesertaan tidak dibayar, nilai JHT anda akan tetap ada sampai pada saatnya dicairkan. Dan nilai JHT tetap akan mendapat prosentase keuntungan dari PT Jamsostek.

6.Pertanyaan: Saya bekerja di perusahaan tour and travel di bilangan Sudirman, dan sudah memasuki masa kerja 10 bulan. Namun sampai sekarang belum didaftarkan sebagai peserta Jamsostek. Apa pemerintah tidak memeriksa perusahaan yang tidak menjadi peserta, atau hanya menunggu respon? (0878825390XX)

Jawab: Jika memang peruahaan travel tempat anda bekerja belum terdaftar sebagai peserta, Anda bisa melaporkan hal ini ke Kantor Dinas Tenaga Kerja setempat, atau menghubungi kantor cabang Jamsostek terdekat untuk dilakukan sosialisasi kepada manajemen perusahaan.

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.