Monday, 24 September 2018

Sekolah Tidak Boleh Tahan Ijazah

Minggu, 27 Mei 2012 — 0:17 WIB
ilussekolah

JAKARTA (Pos Kota) – Tingkat kelulusan siswa SMA/SMK di DKI Jakarta menunjukkan hasil yang memuaskan. Pada pengumuman kelulusan yang bisa diakses melalui website masing-masing sekolah sejak Sabtu (26/5) dinihari, Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan bahwa prosentase kelulusan untuk SMA/MA mencapai 99, 65 persen dan untuk SMK mencapai 99, 92 persen.

“Hasil ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, dijumpai usai pembukaan senam gembira bagi guru TK se-DKI Jakarta di GOR Soemantri Brojonegoro, kemarin.

Dari 119.452 siswa yang ikut UN tahun ini, hanya 240 siswa yang tidak lulus. Rinciannya untuk siswa SMA/MA dari 54.466 siswa, sebanyak 54.276 siswa dinyatakan lulus atau mencapai 99, 65 persen. Sedangkan untuk siswa SMK, dari 64.936 siswa yang ikut UN, 64.986 siswa atau 99, 92 persen dinyatakan lulus.

Jadi total siswa yang tidak lulus, jelas Taufik, mencapai 240 siswa dengan rincian 190 siswa SMA/MA dan 50 siswa dari SMK.

Meski masih menyisakan siswa yang tidak lulus, Taufik mengakui hasil kelulusan tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Karena pada tahun 2011, tingkat kelulusan SMA/MA, mencapai 99, 52 persen dan tingkat SMK mencapai 99,82 persen. Itu artinya kelulusan tahun ini ada peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.
“Yang justru surprise adalah prosentase kelulusan SMK yang lebih tinggi dibanding SMA,” katanya.

Fakta ini lanjut Taufik membuktik bahwa SMK bukan lagi anak tiri. Karena dari tahun ke tahun hasil kelulusan SMK lebih tinggi daripada tingkat kelulusan SMA.

Secara terpisah, Kasudin Pendidikan Menengah Jakarta Timur, Rita Aryani, memaparkan, total pelajar SMA/SMK di wilayahnya yang tidak lulus hanya berjumlah 52 orang. Rinciannya, 41 pelajar SMA, dan 11 pelajar SMK. “Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun lalu,” katanya.

Selanjutnya, pengumuman kelulusan tingkat SMP akan disampaikan pada 2 Juni 2012. Pengumuman hasil UN tingkat SD akan diumumkan pada 16 Juni 2012 mendatang.

JANGAN DITAHAN
Untuk menghindari peristiwa penahanan ijazah, Gubernur DKI Jakarta, H. Fauzi Bowo, mengingatkan agar seluruh kepala sekolah segera memberikan ijazah siswa yang dinyatakan lulus UN.

“Jangan sampai ada yang ditahan, karena saya akan menjatuhkan sanksi yang berat bagi sekolah yang mencoba menahan ijasah,” tegas Fauzi.

Ketua Umum Forum Komunikasi Komite Sekolah DKI Jakarta, Arman Zakaria menuturkan, menyambut baik imbauan gubernur. Ia berharap pemangku pendidikan untuk dapat melaksanakan instruksikan gubernur tersebut. (john/inung/yulian/b)