Tuesday, 24 January 2017

Dituduh Dukun Santet, Rela Lakukan Sumpah Pocong

Senin, 28 Mei 2012 — 17:58 WIB
sumpahin285

SURABAYA (Pos Kota)- Dituduh punya ilmu santet, Saleha,50, warga Dusun Aeng Gedang, Desa Gedugan, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, memilih melakukan sumpah pocong di Masjid Agung setempat.

Saat menjalani sumpah pocong, Saleha ditutup kain kafan, kemudian disumpah di bawah Al Qur’an, dipimpin Ketua MUI Sumenep, KH. Syafraji.

Menurut Sifawati, anak Saleha, pihaknya sepakat menggelar sumpah pocong untuk membersihkan nama keluarga, terutama ibunya, yang dituduh punya ilmu santet. “Ibu saya ini menjadi tertuduh. Lingkungan sekitar
dan tetangga-tetangga ini menuduh ibu saya punya ilmu santet. Makanya lebih baik ibu disumpah pocong saja,” katanya.

Awal tuduhan Saleha punya ilmu santet, ketika Asmawi yang masih tetangganya, mati karena sakit. Saat sakit itu, Asmawi mengaku mimpi didatangi ibunya hingga dua kali. Kemudian, anak Asmawi mendatangi ibunya untuk meminta air supaya sembuh. “Tapi ibu saya tidak memberi air, karena memang ibu saya tidak merasa punya ilmu seperti yang dituduhkan,” ujarnya.

Tidak berselang lama, menurut Sifawati, Asmawi meninggal. Gara-gara itu, delapan Asmawi, menuduh Saleha menyantet tetangganya itu hingga meninggal. “Padahal katanya waktu Asmawi diperiksakan ke dokter, sakitnya liver,” terangnya.

Karena itu, imbuh Sifawati, ibunya siap untuk disumpah pocong, membuktikan jika dirinya tidak punya ilmu santet seperti yang dituduhkan. Apalagi saat Kepala Desa mempertemukan di balai desa, tidak ada titik temu.

“Bahkan Pak Kalebun (kepala desa) ini bilang tidak bertanggungjawab kalau ada apa-apa gara-gara Saleha tidak mau disumpah pocong. Makanya sumpah pocong dilakukan,” ungkapnya.

Ketua MUI Sumenep, KH Syafraji yang memimpin langsung jalannya sumpah pocong menjelaskan, sumpah pocong dalam Islam diperbolehkan. “Sumpah pocong kali ini berkaitan dengan tuduhan ilmu santet. Tertuduh dianggap punya ilmu santet, sehingga memilih disumpah pocong,” katanya.

Syafraji berharap setelah sumpah pocong ini, persoalan bisa diselesaikan, dan tidak ada gejolak warga. “Karena efek sumpah pocong ini dipercaya sangat dahsyat. Ini karena disumpah di bawah Al Quran. Yang menyalahi sumpah, diyakini akan mendapat azab dari Allah,” ujarnya.(nurqomar)

Teks : Dokumentasi sumpah pocong

Terbaru

Philippe Coutinho (reuters)
Rabu, 25/01/2017 — 1:06 WIB
Coutinho Tidak Ke Mana-mana, Tetap di Liverpool
Gitaris Band Wali Apoy  bersama Kapolsek Pondok Aren Kompol Indea Ranudikarta
Rabu, 25/01/2017 — 0:35 WIB
Band Wali Ingin Adopsi Bayi yang Dibuang
: Cawagub Sandiaga Uno
Rabu, 25/01/2017 — 0:28 WIB
Sandiaga Prihatin Terhadap Siswa Difabel
Rumah nyaris longsor akibat jembatan ambruk
Rabu, 25/01/2017 — 0:03 WIB
Jembatan Ambruk, Tiga Desa di Sukabumi Terisolir
Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo
Selasa, 24/01/2017 — 23:42 WIB
Lurah Ini Ciptakan Lagu Mars