Tuesday, 25 September 2018

Bila Berprestasi

Siswa Miskin Silakan Ajukan ke Yayasan Beasiswa Jakarta

Selasa, 29 Mei 2012 — 0:08 WIB
siswabea285

JAKARTA (Pos Kota) – Bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi di DKI Jakarta, tidak perlu khawatirbakal putus di tengah jalan dalam menimba ilmu hanya gara-gara kesulitan ekonomi. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta menjamin kelanjutan pendidikan mereka.

Gubernur DKI Jakarta H.Fauzi Bowo menegaskan untuk mendapatkan beasiswa mereka dapat mengajukan permohonan. “Beasiswa kita sediakan untuk mereka yang berprestasi pada tiga lembaga. Pemprov menyalurkan ke Dinas Pendidikan dan Yayasan Beasiswa Jakarta. Selain itu, ada beasiswa dari Bazis dengan sumber dana masyarakat dan pegawai pemprov,” katanya di Balaikota, Senin (28/5).

Sesuai alokasi dana pada APBD DKI 2012, untuk beasiswa dianggarkan Rp94,7 miliar. Dari jumlah itu Rp37,5 miliar diperuntukkan bagi 12.487 siswa rawan putus sekolah tingkat SMA dan SMK. Sebesar Rp17 miliar disediakan bagi 6.297 siswa SMA dan Rp19,1 miliar bagi 2.531 siswa SMK.

Pemprov DKI juga mengalokasikan anggaran untuk kursus gratis keluarga miskin di lembaga kursus sebesar Rp471 juta di enam wilayah. Ada juga pendidikan usaha produktif Rp 254,4 juta di enam wilayah dan pendidikan keterampilan di enam wilayah dengan dana Rp618 juta.

TUGAS AKHIR

Bagi siswa berprestasi yang lulus dan tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi, dialokasikan Rp463,9 juta bagi 160 siswa. Pemprov DKI juga membantu 160 mahasiswa yang tidak mampu secara biaya untuk menyelesaikan tugas akhir .

Khusus untuk memperoleh beasiswa pada Yayasan Beasiswa Jakarta, dapat mengajukan permohonan secara tertulis. Baik perorangan maupun kolektif, dikoordinir dari pihak sekolah/perguruan tinggi dengan melampirkan persyaratan yang ditetapkan.

Memperoleh dana beasiswa berkesinambungan sampai lulus pendidikan sesuai jenjang pendidikannya, dengan besaran dana sesuai yang ditetapkan yayasan. Untuk SMA, SMK dan MA Rp1.200.000/tahun, mahasiswa Rp1.800.000/tahun, siswa SMK Gakin Rp1.800.000/tahun.

Beasiswa pada Bazis juga dengan angka tidak berbeda. Begitu pula dengan beasiswa pada dinas pendidikan. (john/b)

Teks : Gubernur DKI Fauzi Bowo ketika memberika bea siswa kepada siswa berprestasi