Saturday, 25 November 2017

Perguruan Tinggi Ikut Dongkrak Mutu Pendidikan Dasar

Kamis, 31 Mei 2012 — 16:36 WIB
sekolahan315

CEMPAKA PUTIH (Pos Kota)- Keberhasilan Pemprov DKI Jakarta mewujudkan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu tak lepas dari peran perguruan tinggi (PT). Sebab melalui PT, banyak guru-guru SD, SMP dan SMA yang mendapatkan pembinaan dan kegiatan pengayaan materi pelajaran secara berkesinambungan dan terprogram.

“Ini bentuk kepedulian PT yang membuat mutu pendidikan di Jakarta terdongkrak mutunya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mewakili Gubernur DKI Jakarta saat membuka musyawarah wilayah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) wilayah 3 di Hotel Grand Cempaka, Jakpus,Kamis (31/5).

Diakui, Pemprov DKI berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dasar dan menengah secara terus menerus. Upaya ini menjadi lebih mudah terlaksana karena banyak perguruan tinggi di DKI Jakarta mengambil peran dengan cara antara lain mendidik SDM guru dan memasuki sekolah-sekolah untuk memberikan wawasan kepada siswa.

“Sesuai tupoksinya, Pemprov DKI lebih fokus pada penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah. Sedang untuk pendidikan tinggi menjadi wewenang pemerintah pusat,” tambah Taufik.

Perbedaan wewenang pengelolaan ini lanjut Taufik tidak lantas membuat PT menjadi menara gading yang tidak bisa disentuh masyarakat. Malah sebaliknya, keberadaan PT harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sekjen APTISI Prof Suyatno mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggungjawab moral dan akademis untuk bersama-sama pemrov memajukan pendidikan. Itu sebabnya sudah semestinya setiap PT menjalin kerjasama dengan Pemprov maupun Pemda.

“Baik buruknya mutu pendidikan disuatu daerah tak lepas dari peran PT sebagai kawah yang menggodok SDM pendidikan terutama guru,” pungkasnya. (inung)