Jumat, 1 Juni 2012 00:02:42 WIB

Guru di Bogor Sudah Dapat Tunjangan Sertifikasi

sertifikasi315

BOGOR (Pos Kota) – Sejumlah guru penerima tunjangan profesi di Kabupaten Bogor kini bernafas lega. Pasalnya, mulai pekan depan, sebanyak 7.438 guru dapat menerima tunjangan sertifikasi yang jumlahnya sebesar Rp 72,5 miliar.

“Dari 7.439 guru penerima tunjangan sertifikasi, 4.473 guru di antaranya menerima tunjangan selama tiga bulan dengan anggaran sebesar Rp 63,2 miliar. Sedangkan 2.990 lainnya menerima tunjangan selama dua bulan gaji dengan anggaran yang disiapkan Rp. 9,2 miliar,” ungkap Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya, Kamis.

Menurutnya, adanya guru yang menerima tunjangan tiga dan dua bulan disebabkan anggaran yang disiapkan pemerintah pusat tidak mencukupi sesuai dengan kuota penerima tunjangan. Karena itu, bagi guru yang baru menerima dua bulan gaji sisanya akan diusulkan kembali. “Dari Rp. 72,5 miliar yang dicairkan tidak utuh diterima oleh para guru karena akan dipotong PPh 21. Apabila ditotal pajaknya sebesar Rp 9,7 miliar,’’ ujarnya.

Dana yang dicairkan pemerintah itu, kata Rony, akan masuk ke rekening masing-masing guru penerima tunjangan sertifikasi. Para guru diminta untuk mengecek kembali dananya apakah sudah tertera di buku tabungan atau tidak. “ Guru penerima tunjangan sertifikasi itu merupakan lulusan sertifikasi angkatan tahun 2007- 2011 dan dari jenjang SD hingga SMK,” jelasnya.

Sedangkan pengelolaan tunjangan sertifikasi guru, lanjut Rony, terbagi dalam guru PNS dan non-PNS. Bagi guru non-PNS sepenuhnya dikelola oleh Pemprov Jabar dan guru PNBS oleh Disdik Kabupaten Bogor. “Tahun ini kita mendapat alokasi anggaran tunjangan sertifikasi sebesar Rp 253 miliar,” katanya. Pencairannya dibagi dalam empat triwulan, yakni, April, Juli, Oktober dan Desember. “Satu triwulan dicairkan sebesar Rp. 63,2 miliar,’’ tutpnya. (iwan)

Teks : Ilustrasi Sertifikasi

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.