Tuesday, 20 November 2018

Pertamina Tambah 20 Persen Kuota Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 4 Juni 2012 — 19:46 WIB
mampang46

JAKARTA (Pos Kota) – Pertamina akan menindak agen dan pangkalan gas elpiji 3 kilo gram (Kg) yang terlibat kasus pengoplosan.

“Kita akan tindak agen dan pangkalan yang nakal,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta, di sela-sela sidak ke SPBU di Kuningan dan sejumlah pangkalan elpiji di Mampang Prapatan, Jaksel, Senin (4/6).

Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Karenanya, Pertamina juga bertanggungjawab, terutama menyangkut harga.

Sampai saat ini harga eceran tertinggi (HET) tabung gas elpiji 3 Kg di Jakarta masih Rp12.750/tabung. “Kalau di daerah yang memutuskan HET adalah pemerintah daerah,” jelasnya.

Menyangkut keluhan langkanya gas elpiji 3 Kg, pihaknya mengaku sudah turun ke lapangan sejak beberapa hari lalu.

Bahkan, Hanung mengaku juga menambah 20 persen suplai gas elpiji 3 Kg dari konsumsi harian di Jabodetabek, Jabar dan Jateng.

Menurutnya, kuota gas elpiji 3 Kg tahun ini ditetapkan 3,61 juta metrik ton (MT). Sedangkan penyaluran gas elpiji 3 Kg selama kuartal pertama 2012 sudah mencapai 1,17 juta MT.

Sejauh ini, Pertamina sudah menyalurkan ekstra untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jabodetabek, Jabar dan Jateng.

Selama enam hari terakhir, lanjut Hanung, volume tambahan pasokan gas elpiji 3 Kg di ketiga wilayah tersebut mencapai 283.243 tabung/hari atau rata-rata 22 persen di atas alokasi harian di lokasi tersebut.

Untuk daerah Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang juga dilakukan ekstra dropping sebanyak sebanyak 636.360 tabung.

“Jadi volume pasokan tambahan gas elpiji 3 Kg mencapai 106.060 tabung/hari dari alokasi normal harian di keempat wilayah tersebut yang hanya 242.432 tabung/hari. (setiawan)

Teks : Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta sidak agen gas elpiji 3 Kg di Mampang Prapatan, Jakarta (toga)