Rabu, 6 Juni 2012 01:20:31 WIB

Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari LP

ilusperedaran

CAKUNG (Pos Kota) – Walaupun di dalam penjara, ternyata Zulkipli, 34, warga Pondok Pucung, Bekasi masih bisa mengendalikan peredaran shabu ke luar. Aksi kejahatannya dibongkar petugas BNN di LP Cipinang.

Saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (5/6), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Berlian Nainggolan menjerat terdakwa Zulkipli dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang narkotika. Karena perbuatanya itu, terdakwa terancam hukuman maksimal seumur hidup atau minimal 4 tahun penjara.

Karena ancaman hukumannya berat, terdakwa didampingi kuasa hukum dari Posbakum, Agus Supriyanto dan Remon.

Peristiwa itu berawal pada September tahun lalu, terdakwa dan kakaknya, Muktarudin (sidang terpisah) mendapat pesanan pembelian shabu seberat 3,9 Kg.
Transaksi dilakukan di rumahnya Pondok Pucung, Bekasi, 10 Desember oleh Muhktarudin dengan Mun alias Munzirin (masih DPO), dengan harga setiap ons nya Rp70 juta.

Pada 25 Desember Zulkipli mengirim SMS pada kakaknya Muhtarudin yang isinya bahwa shabu akan diambil oleh Azar (sidang terpisah) di kawasan Terminal Pulogadung.

Setelah itu shabu disimpan di kawasan Nagrak Jalan Pertamina, Cikeas, Bogor.
Aksi mereka diketahui petugas BNN, sehingga mereka satu persatu ditangkap bersama barang bukti 3,9 Kg shabu di Cikeas, Bogor. Sidang ditunda minggu depan untuk memeriksa saksi. (percoyok/st)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.