Jumat, 09 Desember 2016

Peredaran Narkoba Dikendalikan Dari LP

Rabu, 6 Juni 2012 — 1:20 WIB
ilusperedaran

CAKUNG (Pos Kota) – Walaupun di dalam penjara, ternyata Zulkipli, 34, warga Pondok Pucung, Bekasi masih bisa mengendalikan peredaran shabu ke luar. Aksi kejahatannya dibongkar petugas BNN di LP Cipinang.

Saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (5/6), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Berlian Nainggolan menjerat terdakwa Zulkipli dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang narkotika. Karena perbuatanya itu, terdakwa terancam hukuman maksimal seumur hidup atau minimal 4 tahun penjara.

Karena ancaman hukumannya berat, terdakwa didampingi kuasa hukum dari Posbakum, Agus Supriyanto dan Remon.

Peristiwa itu berawal pada September tahun lalu, terdakwa dan kakaknya, Muktarudin (sidang terpisah) mendapat pesanan pembelian shabu seberat 3,9 Kg.
Transaksi dilakukan di rumahnya Pondok Pucung, Bekasi, 10 Desember oleh Muhktarudin dengan Mun alias Munzirin (masih DPO), dengan harga setiap ons nya Rp70 juta.

Pada 25 Desember Zulkipli mengirim SMS pada kakaknya Muhtarudin yang isinya bahwa shabu akan diambil oleh Azar (sidang terpisah) di kawasan Terminal Pulogadung.

Setelah itu shabu disimpan di kawasan Nagrak Jalan Pertamina, Cikeas, Bogor.
Aksi mereka diketahui petugas BNN, sehingga mereka satu persatu ditangkap bersama barang bukti 3,9 Kg shabu di Cikeas, Bogor. Sidang ditunda minggu depan untuk memeriksa saksi. (percoyok/st)

Terbaru

Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (yendhi)
Jumat, 9/12/2016 — 16:40 WIB
Natal dan Tahun Baru, Polda Gelar Operasi Lilin
aniess
Jumat, 9/12/2016 — 16:38 WIB
Anies – Sandi Rayakan Hari Anti Korupsi
Presiden Jokowi bercengkrama dengan anak-anak korban gempa di Kab. Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12). (Ist)
Jumat, 9/12/2016 — 16:23 WIB
Tinjau Pidie Jaya
Perintah Jokowi: Bangun Kembali Mesjid dan Sekolah yang Roboh