Tuesday, 25 September 2018

Pesawatnya Jatuh, Tewaskan 150 Orang, Izin Maskapai Dicabut

Rabu, 6 Juni 2012 — 0:45 WIB
Dana Air02

LAGOS – Otoritas penerbangan Nigeria mencabut izin maskapai penerbangan komersial Dana Air setelah salah satu pesawatnya jatuh di Lagos hari Minggu menewaskan lebih dari 150 orang.

Otoritas penerbangan sipil mengatakan Dana Air tidak boleh beroperasi sampai perusahaan tersebut selesai menjalani penyelidikan.

“Izin maskapai kami cabut setelah kecelakaan terjadi. Kami ingin menyelidiki bagaimana perusahaan tersebut beroperasi,” kata juru bicara badan penerbangan sipil Nigeria, Sam Adurogboye, kepada kantor berita AFP, hari Selasa (5/6).

“Mereka tidak boleh terbang sampai investigasi kami rampung,” katanya.

Juru bicara Dana Air, perusahaan penerbangan India, Tony Usidamen, mengatakan pihaknya belum mendapatkan surat tembusan mengenai pencabutan izin dari pemerintah Nigeria.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan ketika mengunjungi lokasi kejadian hari Senin mengatakan kecelakaan ini adalah langkah mundur bagi Nigeria dan menegaskan harus diambil berbagai langkah agar kecelakaan serupa tidak terjadi di masa depan.

“Saya tidak ingin melihat lagi ada kecelakaan seperti ini di Nigeria,” kata Presiden Jonathan.

Media setempat memberitakan jatuhnya pesawat milik Dana Air adalah kecelakaan udara paling buruk sejak 1992 ketika satu pesawat militer jatuh ketika lepas landas di Lagos, menewaskan 200 orang.

Puluhan keluarga mencoba membantu proses identifikasi korban yang ditempatkan di kamar mayat rumah sakit di Lagos.

Pejabat penerbangan mengatakan pilot pesawat yang naas sempat melaporkan masalah di kedua mesin sebelum jatuh ke kawasan pemukiman dan industri. (bbc/dms)