Wednesday, 19 September 2018

Dishub Kab Cirebon bersama Polisi dan TNI

Pakai Kaca Film Gelap, Ratusan Angkot Dirazia

Kamis, 7 Juni 2012 — 11:08 WIB
razia-sub

CIREBON (Pos Kota) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama unsur TNI dan kepolisian melakukan razia terhadap angkutan kota (angkot) dan angkutan desa (angdes) yang menggunakan kaca film gelap. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan didalam angkutan tersebut. Sedikitnya 120 angkot/angdes yang bandel terpaksa kaca filmnya dilepas secara paksa, Kamis (7/6/2012).

Pantauan di lapangan, kaca film yang menempel dipintu angkutan kebanyakan memang sangat gelap, bahkan ada kaca film yang sampai 80 persen sehingga nyaris tidak bisa melihat penumpang. yang berada didalamnya. Pencopotan kaca film oleh petugas inipun membuat para penumpang angkutan sedikit terganggu, namun setelah petugasĀ  menjelaskan secara detail alasannya, para penumpang termasuk sopir akhirnya dapat memahaminya.

Faisal, sopir angkot jurusan Gunungsari-Sumber (GS) mengaku, dirinya tidak tahu soal larangan menggunakan kaca film gelap. Sehingga dirinya kaget begitu dihentikan dan diminta untuk melepaskan kaca film yang sudah lama terpasang itu. “Kaget sih kaget karena saya tidak tahu soal larangan itu. Tapi ya bagaimana saya sih ikut aturan saja,” kata Faisal.

Sementara itu Kepala Dishub Kabupaten Cirebon Sukma Nugraha, pemberitahuan mengenai larangan memakai kaca film gelap (melebihi 30 persen) sudah lama dilakukan. Bahkan sosialisasinya sudah hampir satu bulan kebelakang. “Batas waktu itu sebenarnya sejak 1 Juni kemarin. Memang ada angkutan yang dengan sadar melepas dan tidak menggunakan kaca film tebal. Tapi hari ini kami terpaksa turun karena ditemukan masih banyak angkutan yang bandel dengan tatap menggunakan kaca film gelap,” tegas lelaki yang akrab disapa Agas ini.

Dijelaskan Agas, razia kaca film diangkutan ini akan dilakukan di empat titik yakni di sub terminal Sumber, Weru, Cipeujeu dan sub terminal Ciledug. “Diharapkan pemilik angkutan (sopir) punya kesadaran untuk tidak menggunakan kaca film yang gelap, dan tidak harus dilepas saat dilakukan razia,” pungkas Agas.

(darman/sir)

Teks Gbr- Petugas Dishub Kabupaten Cirebon tampak tengah melepas kaca film di dalam angkot.(darman)