Thursday, 22 November 2018

Sam D’LLoyd Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Sabtu, 9 Juni 2012 — 19:04 WIB
syam96

JAKARTA (Pos Kota) – Prosesi pemakaman jenazah Syamsuar Hasyim atau Sam D’Lloyd di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.45 WIB, berlangsung penuh haru, diiringi derai air mata keluarga dan teman dekat almarhum. Namun, tak banyak artis maupun musisi yang datang mengantar ke pemakaman.

Titiek Van Houtten, istri Barce Van Houten, datang mewakili organisasi Pappri, tetapi Tantowi Yahya yang baru terpilih sebagai Ketua Pappri tak nampak hadir.

“Bapak Tantowi nggak bisa hadir. Tapi beberapa hari belakang ini, kami selalu berkomunikasi untuk menanyakan kondisi Bang Sam,” jelas Titiek saat ditemui di TPU Tanah Kusir, kemarin.

Menurut gitaris D’Lloyd, Barce Van Houtten, pada 12 Mei lalu, saat manggung di Johor, Malaysia, Sam mengaku merasa tak enak badan. Namun Sam tetap memaksakan diri untuk menyanyi.

“Saat nyanyi di lagu kedua dia jatuh. Tapi, dia bilang hanya fisiknya saja yang kurang fit,” ujar Bartje.

Barce dan personel D’Lloyd lainnya membujuk Sam agar mau dirawat di rumah sakit di Singapura, tetapi Sam menolak dan tetap ingin pulang ke Indonesia. Setiba di Jakarta, Sam pun di rawat di Rumah Sakit Husada.

“Lima hari kemudian kondisinya membaik. Bahkan, dia manggung lagi di Hotel Grand Menteng, karena sudah ada kontrak,” terang Barce, seraya menambahkan kondisi Sam kemudian makin drop sehingga dua hari lalu Sam dirawat RS Islam Cempaka Putih.

Sam yang selama hidupnya tetap membujang ini, meninggal dunia di RS. Islam Cempaka Putih hari Sabtu, pukul 07.15 WIB, pada usia 64 tahun. Sam merupakan vokalis band D”Lloyd yang berjaya di tahun 1970-an, yang beranggotakan Bartje Van Hauten (gitaris), Andre Kasiman Gultom (flute/ saksofon), Chaerul Daud (drum), Budiman Palunggun (keyboard), Sangkan Panggabean atau Papang (bas) dan Yustian (gitar). (anggara)

Teks: Suasana pemakaman Sam D’Llyod