Tuesday, 25 September 2018

Rp15 Miliar Dandani Maribaya

Selasa, 12 Juni 2012 — 16:05 WIB
maribaya-sub

BANDUNG (Pos Kota) – Pengunjung objek wisata Maribaya, Jawa Barat, menyesalkan kondisi Maribaya yang kini kian semrawut. Selain jalan menuju objek itu sudah rusak juga di sejumlah objek kini sudah mulai diganggu tumpukan sampah.

“Kami sangat sedih melihat objek wisata semakin tak terawat. Maribaya tempat wisata paling senior. Namanya saja sudah melanglang buana,“ kata Saman,pengunjung.


Kesedihan Saman memang bukan mengada-ngada. Objek wisata Maribaya yang terkenal dengan pemandian air panas berkadar belerang tinggi dan sejumlah curugnya yang menakjubkan kini mulai kotor akibat sampah. Banyak tumpukan sampah di sungai sungai yang melilit areal wisata Maribaya.

Wisata Maribaya merupakan tempat wisata yang tergolong sudah tua. Terletak di bawah Gunung Tangkuban Perahu. Maribaya memiiki tempat wisata berupa tiga air terjun, pemandian air panas, dan penginapan.


Air panas yang memiliki belereng tinggi acap kali digunalan tempat berendam wisatawan. Mereka beriwisata sambil berobat di air panas yang bersumber dari Tangkuban Perahu. “Cukup mengeluarkan uang Rp 7.500 per jam pengunjung bisa berendam di kolam atau di kamar mandi,“ kata Dian, penjaga Air panas.

Usai berendam pengunjung bisa menikmati gemuruhnya suara air tejun yang muncul dari tiga curig. Air tejun yang menglilingi Pemandian merupakan objek utama yang dijadikan tempat memacu kasih kaum ABG dan pengantin baru.

Kadis Pariwisata Pemda Kabupaten Bandung Barat, Drs. Aos Kaosar, menjelaskan pihaknya kini tengah menyiapkan dana Rp15 miliar untuk mendandani Maribaya. Dengan ada tersebut diharapkan bisa mempercantik Maribaya sehingga mampu mengikat wisatawan.”

Alkisah,  Maribaya itu nama perempuan cantik yang menjadi rebutan lelaki. Kecantikan itu langsung dijadilan nama tempat wisata.

(dono/sir)