Rabu, 13 Juni 2012 16:57:49 WIB

Melanggar GSB

Bangunan Rumah Mewah Disegel

segel-sub

KELAPA GADING (Pos Kota) – Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) DKI Jakarta kembali membongkar paksa dan menyegel rumah mewah di Jalan Torompiu Blok JM No 9 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.Hal ini terpaksa di lakukan lantaran rumah mewah milik Hernita Kurniawan itu melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB) seluas 3 X 20 meter persegi.

“Bangunan itu terpaksa kami ambil tindakan tegas dengan membongkar bangunan yang melanggar GSB itu. Sebelum kami membongkar dan menyegel bangunan itu kami sudah melayangkan Surat Penghentian Pengerjaan Surat Pemberitahuan Penghentian Pekerjaan Pembangunan (SP4). Karena tidak diindahkan lami dikeluarkan Surat Perintah Pembongkaran (SPB) dan bangunan itu di terpaksa kami bongkar,”kata Kasie Penertiban Pembangunan Bidang Penertiban Dinas P2B Jakarta Syahruddin.

Dalam pembongkaran itu pihaknya mengerahkan sekitar 30 kuli bongkar petugas. Namun sebelum seluruh bangunan itu rata dengan tanah, pemiliknya meminta petugas untuk menunda pembongkaran dan bersedia membongkarnya sendiri. Bahkan dia bersedia membuat surat pernyataan untuk membongkar bangunannya sendiri.

Meski begitu pihaknya akan tetap melakukan pemantuan sejauh mana surat pernyataan yang sudah dibuat itu dipatuhi. Jika tidak pihaknya akan kembali terjun ke lokasi dengan melakukan pembongkaran paksa bangunan tersebut.

Dia menambahkan, setelah itu petugas memasang plang segel dan meminta pemiliknya untuk mematuhi perizinan yang sudah diberikan. “Bangunan ini memang mengantongi IMB dengan No 908/PIMB/U/2011 tanggal 29 Mei 2001, hanya saja pemiliknya membandel dengan melanggar izin yang diberikan dengan menambah bangunan dengan ukuran 3 X 20 meter persegi,” katanya.

Sementara sejumlah warga berharap tindakan yang sudah dilakukan Dinas P2B itu harus konsisten dan tetap mengawasi  bangunan itu. Sebab biasanya, setelah dibongkar pemiliknya membangun kembali dan petugas pun tutup mata. “Warga hanya berharap petugas konsisten jika memang bangunan itu melanggar harus tetap dibongkar. Jangan setelah dibongkar, tiba-tiba bangunan itu malah berdiri kokoh dan megah. Sementara petugasnya malah tutup mata,” kata Sutarno,41, warga setempat.

(wandi/sir)

 

Teks Gbr-Petugas Dinas P2B DKI Jakarta sedang memasang segel di bangunan tersebut. (wandi)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.