Saturday, 23 June 2018

Antisipasi Tindak Kriminalitas, Polres Malang Kota Luncurkan MCC

Rabu, 20 Juni 2012 — 10:16 WIB
polres-sub

MALANG (Pos Kota) – Terobosan inovatif diwujudkan Polres Malang Kota, Jawa Timur, untuk mengantisipasi tindak kriminalitas yang terjadi di wilayah setempat. Diharapkan program berbasis teknologi ini mampu melayani dan melindungi masyarakat dari ancaman penjahat hanya dengan sekali tekan tombol sebuah alat yang bernama ‘Panic Alarm’.

Panic alarm merupakan salah satu alat mirip sebuah remote yang dapat dimiliki masyarakat yang rentan menjadi sasaran penjahat. Alat ini langsung terkoneksi ke pusat pengendali,  Makota Comand Center (MCC),  yang bermarkas di Polres Malang Kota untuk selanjutnya diteruskan ke petugas patroli yang berada di dekat lokasi kejadian untuk segera memberi bantuan kepada masyarakat yang meminta pertolongan tersebut. “Dengan alat ini kita bisa melacak lokasi korban melalui peta Kota Malang yang terpampang di layar (screen) yang ada di pusat pengendali,” kata Kapolres Malang Kota AKBP Teddy Minahasa dalam sambutannya di acara Launching Smart Police Service (SPS) di Polres Malang Kota, belum lama ini.

Dalam acara yang dihadiri Wakapolda Jawa Timur, Brigjend Edi Sumantri tersebut, Teddy mengklaim kalau program yang digagasnya tersebut  dipastikan tak ada di polres lain di Indonesia.”Program ini baru ada di Polres Malang Kota,” ungkap perwira Akpol angkatan 1993 ini.  Panic Alarm merupakan satu dari bagian program Makota Comand Center (MCC) yang digagas AKBP Teddy Minahasa.

Selain MCC Panic Alarm, program SPS lainnya di antaranya, SIM Corner, SIM Keliling, Police Skate Patrol, Makota Fun Bike, serta Website Reskrim Polres Malang Kota. Dari sejumlah program tersebut, MCC panic alarm paling menarik perhatian karena sekaligus berfungsi untuk mengawasi kinerja anggota dan mengendalikan patroli polisi.

“Program ini memang mengadopsi dari negara-negara maju seperti USA, Jepang, Inggris dan Singapore. Program inisangat efektif , tidak hanya menekan angka kriminalitas tapi juga bisa membuat seluruh anggota kepolisian khususnya di jajaran Polres Malang Kota tidak lambat dalam bekerja,” tutur Teddy.

Lebih lanjut Teddy menjelaskan, program MCC dilengkapi dengan berbagai fasilitas di antaranya GPS yang dipasang di setiap mobil patroli yang langsung terkoneksi dengan ruang pengendali. “Sehingga di manapun anggota bergerak atau melakukan patroli dapat langsung terpantau,” kata Teddy.

Selain GPS , peralatan lain yang langsung terkoneksi adalah panic alarm. Alat ini dilengkapi tombol darurat dan bisa mengirimkan signal berupa tanda darurat atau butuh bantuan polisi.  Ada dua jenis panic alarm yakni portable dan stasioner. “Jenis stasioner bisa dipasang di kantor atau minimarket,sementara portable bia digunakan secara pribadi oleh orang – orang yang rentan menjadi korban kejahatan,” sambungnya.

(yahya/sir)