Thursday, 15 November 2018

Iniesta, ‘Sang penggedor’ Tim Matador

Rabu, 20 Juni 2012 — 11:55 WIB
iniesta

GDANSK (Pos Kota) – Di balik kesuksesan tim ‘Matador’ Spanyol melangkah ke perempatfinal Piala Eropa 2012 dengan mengalahkan Kroasia 1-0 di PGE Arena, Selasa (19/6) kemarin, ada sebuah nama yang layak mendapat pujian. Adalah Andres Iniesta yang kembali membuktikan kemampuannya sebagai penggedor tim Matador di lapangan tengah, sehingga menjadi pemain pertama yang mendapat penghargaan Man of The Match (MoTM) atau pemain terbaik di Piala Eropa 2012.

Menghadapi Kroasia, Iniesta memang tidak mencetak gol. Namun umpan matangnya kepada Jesus Navas yang diselesaikan menjadi gol di menit 88, menjadi penentu kemenangan skuad asuhan Vicente del Bosque dalam laga tersebut. Selain itu, penampilan Iniesta selama berada lapangan tengah telah meghidupkan variasi permainan La Furia Roja, julukan Spanyol selama 90 menit pertandingan. Tidak heran jika pada akhirnya Iniesta dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.

“Secara keseluruhan, itu memang bukan performa sesugguhnya dari Iniesta. Akan tetapi, kami mendominasi dan Iniesta memiliki kualitas untuk memperegakan berbagai variasi serangan. Dia melakukan hal yang berbeda, hal-hal spesial dan malam ini dia sangat membantu kami untuk meraih kemenangan,” puji Del Bosque terkait penampilan gelandang Barcelona itu di PGE Arena seperti disitat laman resmi UEFA, Selasa (19/6).

Iniesta mengaku jika Kroasia bukanlah lawan yang mudah. “Ini laga yang sulit. Kami harus berjuang hingga akhir dan meraih kemenangan. Kami mengalami momen di mana Kroasia mampu meyulitkan kami dan menunjukkan bahwa mereka tim besar. Tapi Kami lega telah mencapai tujuan kami dan juga mendapat penghargaan individu. Saya senang orang-orang menghargai apa yang telah saya lakukan dan saya berharap kami lebih baik setelah pertandingan ini,” tandas Iniesta.

Bisa meraih penghargaan MoTM di Piala Eropa 2012, seolah menjadi hal yang biasa bagi Iniesta. Pemain berusia 28 itu bahkan menjadi pemain pertama yang mendapat penghargaan MoTM sebanyak dua kali di fase grup. Penghargaan yang sama sempat disematkan kepada Iniesta saat La Furia Roja menghadapi Italia di laga pembuka Grup C. Kini Spanyol sukses melaju ke perempatfinal sebagai juara Grup C dengan tujuh poin dan akan menghadapi Prancis, Minggu (24/6) mendatang.

Tugas berat pun menanti Iniesta untuk mengukir sejarah bersama Matador dengan mencetak hat-trick gelar, sekaligus mempertahankan status sebagai juara bertahan di Piala Eropa. Sebelumnya, Iniesta pernah membawa Spanyol menjadi juara di Piala Dunia 2010 lewat golnya di partai final menghadapi Belanda. “Saat ini saya merasa semakin menikmati bentuk tambalan yang ideal,” tutup Iniesta, seraya melupakan kegagalan Barcelona di La Liga Spanyol dan Liga Champions musim 2011-12.

(junius/sir)

Foto Reuters