Friday, 22 September 2017

Shabu Diselundupkan Gunakan Setrika Uap

Rabu, 20 Juni 2012 — 16:09 WIB
tsk-shabu

TANGERANG (Pos Kota) – Dimasukan ke dalam setrika uap dengan dikirim melalui paket pos, petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 500 gram dari Thailand.

Dari penyelidikan lanjutan terhadap paket barang berisi sabu-sabu tersebut, petugas Bea dan Cukai dibantu Polres Metro Bandara Soekarno Hatta menangkap dua penerimaan barang haram tersebut.

Tersangka TK,33, dan IW,38, ditangkap di dua tempat berbeda di daerah Jakarta Barat. Rabu (20/6) pagi. Saat ini keduanya masih dimintai keterangan di Polres Metro Bandara Soekarno Hatta untuk membongkar sindikat narkotika internasional tersebut.

Menurut Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Oza Olivia, anggotanya mendapat informasi dari intelejen tentang adanya penyelundupan sabu-sabu dari Thailand.

Saat itu petugas mencurigai salah satu paket yang dikirim melalui kantor pos. Dalam dokument pengiriman barang, paket tersebut dilaporkan berisi setrika uap. Setelah dipemeriksa menggunakan mesin x-ray, petugas menemukan kejanggalan dalam paket yang ditujukan kepada seseorang berinisial A di Jakarta.

“Kami mendapat informasi jika ada upaya penyelundupan sabu-sabu dari Thailand ke Indonesia. Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti oleh petugas dilapangan,” kata Oza.

Lanjut oza, kecurigaan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta terbukti benar. Setelah paket tersebut dibongkar, 4 paket sabu-sabu dengan berat total 500 gram itu ditemukan di dalam setrika uap. Upaya penyelundupan narkotika itu kemudian dilaporkan ke Polres Metro Bandara Soekarno Hatta.

“Kami menemukan 4 paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam strika uap,” katanya.

Anggota narkoba Polres Metro Bandara Soekarno Hatta kemudian melakukan penyelidikan dengan menangkap dua pria asal Indonesia yang diketahui menerima sabu-sabu senilai Rp 750 juta tersebut. Polisi menduga jika keduanya merupakan jaringan sindikat narkotika internasional. Sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan di daerah Jakarta.

“Kami menduga jika kedua pelaku merupakan sindikat narkotika internasional. Untuk itu kami akan terus melakukan pengembangan untuk membongkar siapa pengirim barang tersebut,” ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Bandara, AKP Alamsyah. (C3)