Friday, 17 August 2018

Meningkat, KDRT, ‘Broken Home’ dan Masalah Keluarga

Senin, 25 Juni 2012 — 22:24 WIB
Sugiri-KomisiIX-a

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah menilai ketahanan keluarga Indonesia saat ini mengalami keretakan cukup hebat akibat meningkatnya sejumlah masalah yang menimpa keluarga di Tanah Air.

“Tren peningkatan masalah keluarga terlihat dari meningkatnya tingkat perceraian, kasus kekerasan dalam rumah tangga, fenomena broken home, perilaku seks bebas, tawuran, dll,” ujar Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief saat membuka Konferensi Keluarga Indonesia, di Jakarta, Senin (25/6).

Sugiri melihat, rapuhnya ketahanan keluarga bakal berimbas pada ketahanan bangsa. Oleh sebab itu, dia menyarankan  pembinaan pada keluarga yang mulai senyap gaungnya sudah wajib ditingkatkan lagi.

“Keluarga adalah benteng terakhir negara. Namun, upaya pembinaan keluarga masih jarang dilakukan,” ujar Sugiri.

Dia meyakini, sejatinya masalah-masalah sosial yang terjadi di lapangan pada dewasa ini berasal dari masalah yang gagal dibenahi di dalam keluarga.

Untuk menghidupkan kembali fungsi keluarga Indonesia yang dikatakannya telah mati suri, tidak ada jalan lain, penerapan delapan fungsi keluarga harus ditingkatkan kembali.

Kepala Badan menegaskan, setiap keluarga wajib menjalankan delapan fungsi keluarga. Kedelapan fungsi itu adalah, fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Ketua Umum Panitia Hari Keluarga XIX Tingkat Nasional 2012 Vita Garmawan Fauzi menambahkan semua pihak terkait, baik pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lainya, harus dilibatkan untuk meningkatkan ketahan keluarga. Sesuai rencana, Puncak Peringatan Hari Keluarga 2012 bakal dilakukan di Lombok, NTB pada 30 Juni nanti. (aby/dms)

  • syamsul bahri

    dan paling utama sih biasanya masalah ekonomi, dan negara adalah tanggung jawab yg no 1, ingat didunia bisa lepas tapi di akhirat??????

  • syamsul bahri

    dan paling utama sih biasanya masalah ekonomi, dan negara adalah tanggung jawab yg no 1, ingat didunia bisa lepas tapi di akhirat??????