KPU Gelar Simulasi Pencoblosan di Koja

Selasa, 26 Juni 2012 — 22:53 WIB
simulasi pemilihan (1)

KOJA (Pos Kota) – Guna memberikan pemahaman tentang tata cara pencoblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengadakan simulasi pencoblosan Pilkada nanti. Diharapkan pada pelaksanaan nanti masyarakat memahami bagai mana dia menggunakan hak pilik yang sah dan sebaik-baiknya.

Dalam simulasi yang diikuti ratusan warga dari mulai pemula hingga orang tua. Bahkan warga yang mengalami cacat fisik seperti buta, lumpuh dan jompo juga ikut hadir. “Saya berharap kepada masyarakat agar tidak lupa pada tanggal 11 Juli 2012 untuk mendatangi TPS gunakan hak pilihnya” kata Kecamatan Koja, Dedi Tarmizi.

Menurutnya, kegiatan ini atas kerjasama antara Kecamatan Koja bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara. Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan ajakan masyarakat untuk datang ke TPS tepat waktu juga tidak golput.

Sementara itu Ketua KPU, Jakarta Utara, Dedy Iskandar menjelaskan kegiatan simulasi tata cara pemcoblosan dilakukan secara bergiliran di 6 kecamatan yang ada di Jakarta Utara. “Kegiatan ini kami lalukan secara bergiliran dan tahap pertama kita lakukan di Kecamatan Koja. Diharapkan dengan cara seperti ini masyarakat mengetahui tata cara pemilih yang tepat,”jelas Dedy.

Dalam kegiatan ini bukan hanya informasi dan pengetahuan tata cara pencoblosan saja, tapi masyarakat juga diberikan tata cara bagimana mencoblos agar surat suara sah, mekanisme penghitungan suara, dan penghitungan suara yang disaksikan para saksi tim sukses.

Namun jika dalam proses penghitungan suara tidak ada saksi maka pihak KPPS menunggu hingga satu jam. Jika tidak ada juga saksi yang datang maka penghitungan suara dilanjutkan dengan disaksikan masyarakat setempat.

Diakui oleh Dedy dalam sosialisasi yang dilakukan di Kecamatan Koja ini masyarakat terlihat tertib dan damai. “Cara seperti inilah yang kita harapkan agar pelaksanaan pilkada berjalan aman,lancar dan damai,”tambahnya.

Sementara itu Pranowo, salah seorang Koja mengaku sangat senang dengan adanya simulasi pencoblosan ini. Menurutnya, dirinya yang baru pertama kali mengikuti pemilihan ini tahu betul bagai mana mencoblos agar surat suara tidak rusak. “Alhamdulillah ada simulasi seperti ini jika tidak mungki saya akan bingung,”jelas pria 17 tahun ini. (wandi/dms)

Seorang warga sedang berada di bilik suara memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur saat simulasi di Kecamatan Koja. (wandi)

Terbaru
Terpopuler
Selasa, 2 Juni 2015 — 8:10 WIB
Bola
Selasa, 2 Juni 2015 — 7:42 WIB
GosipSip
Selasa, 2 Juni 2015 — 7:36 WIB
Bola
Selasa, 2 Juni 2015 — 7:13 WIB
Internasional
Selasa, 2 Juni 2015 — 6:53 WIB
Peristiwa
Selasa, 2 Juni 2015 — 6:38 WIB
Bola
Selasa, 2 Juni 2015 — 6:16 WIB
Bola
Selasa, 2 Juni 2015 — 6:10 WIB
Internasional
Selasa, 2 Juni 2015 — 1:58 WIB
Film